Puluhan Kades Di Tahan Pengadilan Tipikor Kupang Akibat Maling Dana Desa, Begini Tanggapan KPK
Diterbitkan Kamis, 21 April, 2022 by NKRIPOST

Selain perihal korupsi Dana Desa, besarnya kerugian negara akibat korupsi pada sektor pertanahan dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta perihal aparatur sipil negara (ASN) menjadi profesi terbanyak sebagai pelaku korupsi.
Ali menuturkan, korupsi di sektor pertanahan mengakibatkan kerugian negara terbesar dan KPK memiliki fokus kerja untuk mengatasi persoalan tersebut melalui tugas koordinasi dan supervisi.
Kedua tugas ini memberikan perhatian khusus dalam penertiban aset guna mencegah terjadinya kerugian keuangan negara. Sektor pertanahan ini pun menjadi satu dari delapan area intervensi KPK kepada pemerintah daerah melalui Monitoring Center for Prevention (MCP),” ungkapnya.
BACA JUGA:
Edhy Prabowo Dijebloskan KPK ke Lapas Tangerang, Masih Di Blok Mapenaling
Ratusan Mahasiswa dan Aktivis Anti Korupsi Gelar Aksi Di KPK, Desak Tuntaskan Laporan Ubedillah Badrun
Lebih lanjut, Ali menambahkan, KPK juga memiliki unit baru bernama Direktorat Antikorupsi Badan Usaha (AKBU) yang akan fokus pada pencegahan korupsi di lingkungan BUMN.
Berikutnya, soal ASN sebagai pelaku korupsi terbanyak, KPK mengatasi masalah tersebut dengan mengintensifkan program pendidikan antikorupsi bagi penyelenggara negara dalam program Paku Integritas dan Keluarga Integritas,” katanya.
Tidak hanya itu, sambung Ali, KPK juga melakukan pengukuran dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) untuk memperoleh skor indeks integritas suatu institusi, serta memberikan poin rekomendasi perbaikan indeks integritas demi meminimalkan cela rawan korupsi. ( * Mau *)
