Bamus Lareh Sago Halaban Berduka, Hendra Final. Dt Rajo Rambaiyan Ketua Bamus Nagari Ampalu Tutup Usia
Diterbitkan Sabtu, 11 September, 2021 by NKRIPOST
.
Nkripost, Limapuluh Kota – Hendra Final. Dt Rajo Rambaiyan Ketua Bamus Nagari Ampalu kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota tutup Usia.
Diketahui Almarhum Hendra Final Dt Rajo Rambaiyan di nagari Ampalu kecamatan Lareh Sago Halaban menghembuskan nafas terakhirnya hari ini Sabtu tanggal 11 /9 Jam 06 :00 wib di Rumah Sakit M. Jamil Padang di usia 51 tahun.
Hal tersebut dibenarkan Sendra Gito Roli salah satu warga yang juga wakil Ketua Bamus Nagari Ampalu saat di hubungi Awak media.
“Ketua kami Hendra Final,Dt. Rajo Rambayan yang merupakan juragan Karet dirawat di Rumah Sakit M. Jamil Padang berapa waktu yang lalu setelah di lantik sebagai Bamus (Badan Musyawarah) oleh Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota Bpk Syafarudin SH. Dt Bandaro Rajo secara kolektif di kantor Camat Lareh Sago Halaban.” Ujarnya.
“Awalnya Almarhum hanya, sakit biasa, pegal linu, dan setelah di periksakan ke puskesmas terdekat, ternyata beliau dinyatakan Positif Covid/corona dan dirawat secara intensif di rumah Sakit M. Jamil Padang, dan tidak itu saja, ternyata bpk Hendra Final Dt Rj. Rambayan juga mengidap penyakit jantung yang komplikasi dengan Paru – paru,” Ucap Pak Gito menceritakan dengan sedih.
Gito menjelaskan lagi “setelah di rawat dengan intensif, Bapak Hendra di periksa dan di Swab lagi, alhamdulillah beliau (almarhum) Sudah berangsur dan dinyatakan negatve dan tidak corona lagi.” Imbuhnya Menambahkan.
Lebih lanjut, Ia mengatakan, Meski telah berangsur pulih, ternyata Tuhan berkehendak lain.
“Tapi Allah berkehendak lain, tepat jam 06 :00 wib tadi pagi, Bapak tiga anak ini menutup usianya 51 tahun, dan di semayamkan di rumah duka di jorong di “Padang Aua ” kemudian di kebumikan di jorong ” Koto” Nagari Ampalu yaitu di rumah Orang tuanya. karena beliau se orang Niniak Mamak, pemangku Adat, Pengulu kaum, yang di dahulukan selangkah, di tinggikan seranting, yang memimpin anak kemanakan, dan harus di pindahkan gelarnya secara adat yaitu “Bapuntiang Tanah Tasirah. ” terang Gito lebih lanjut.
Ditempat yang sama, Hamdan Sekretaris Forum Komunikasi Bamus Nagari se kecamatan Lareh Sago Halaban, yang juga sahabat dari almarhum menyampaikan ucapan rasa belasungkawanya yang seraya berdo’a kepada, Allah swt semoga Almarhum mendapatkan tempat di surga
NKRI POST – Y. Dt Pdk Sati

