NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Dikerjakan Asal-asalan, Program P3-TGAI di Dusun 2 Desa Sri Jaya Diduga Ada Setoran Ke Pendamping

BAGIKAN :

Nkripost.co, Lampung –  Ditengah melambatnya ekonomi dan pengaruh menyebarnya virus corona covid -19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menjalankan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) melalui skema Padat Karya Tunai (PKT). Anggaran sebesar Rp.195 Juta/Titik .

Provinsi Lampung, P3 -TGAI milik Balai Besar tahun anggaran 2021 diharapkan memberikan dampak langsung bagi perekonomian dan pemberdayaan bagi masyarakat. Selasa(24/08/2021)

Namun dalam Pelaksanaan dilapangan, proyek P3-TGAI Rp.195juta yang Ada di Dusun 2 Desa Sri Jaya kecamatan Sungkai Jaya melaui P3A khususnya di Desa Sri Jaya Kecamatan Sungkai Jaya terbukti tidak dikerjakan dengan sebenarnya dan diduga kuat Asal-Asalan (Asal Jadi) Oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut terungkap, saat Awak media ini Melakukan kontrol sosial langsung ke titik lokasi proyek P3-TGAi yang ada di Dusun 2 Desa Srijaya Kec.Sungka Jaya Lampura.

Dalam tahap pembuatan beton precast atau beton pracetak diduga tidak sesuai dengan bestek. Pasalnya, formulasi pembuatan beton cetakan tersebut diduga tidak sesuai dengan juklak dan juknis yang ada. Mulai dari campuran semen, batu split dan pasir yang tidak sesuai dan di dalam Beton Pracetak Juga terdapat Potongan Ranting kayu dan Batang singkong yang masih Segar dan kulitnya masih berwarna hijau kalau di kupas.

Di lokasi juga tidak Di temukan Papan Proyek (banner proyek)

Maka wajar
publik mengasumsikan bahwa Proyek tersebut Tidak adanya transparansi Melanggar UU KIP no14 tahun 2008.

Bahkan hal tersebut dapat disinyalir telah melanggar pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara dengan uang pajak masyarakat wajib memasang papan proyek.

Disaat Ketua P3-TGAi
Tunas Jaya 2 BADRI dikonfirmasi Awak Media Menanyakan Tentang Adanya Ranting Pohon dan Batang Singkong di Dalam Beton Pracetak beliau mengatakan “kan dari sana Gak ada tulang jadi setiap kami angkat Itu Potong Awal nya Juga Kami Kasih Bambu
jadi Inisiatif sendiri yang ngasih Ranting Pohon dan Batang Singkong Kedalam Beton tersebut.”

“Setiap Kami bawa pake motor, beton Yang sudah di keringKan Banyak yang Patah, di RAB nyakan Gak Ada tulang jadi atas inisiatif Saya sediri dan ada yang ngasih saran saya ngasih Ranting Pohon dan Pohon Singkong kedalam Beton Pracetak,”

Sementara itu, awak Media bertemu dengan PENDI Selaku Bendahara P3-TGAi di Rumah tetanganya menanyakan Tentang pekerjaan, Angaran,Volume, Ranting Pohon dan Pohon Singkong Yang di Masukkan Ke dalam Beton Pracetak dan tenagakerja dari mana saja menurutnya Pendi tentang Pekrjaan Sudah Sesuai Rab dan yang Bekerja dari desa Setempat untuk Angaran Rp.190 Juta dan Volume 750Meter.

“Kami ikut petunjuk Sesuai dengan RAB dan aturan yang ada lah kang gak mengada-ada”

“Kalau Ranting Pohon dan Pohon Singkong kami hanya untuk memperkuat beton biar gak Patah aja”

“Untuk yang kerja dari desa Sri Jaya ini”

“kalau Anggaran itu Rp.185juta Sampai Rp.195Juta itu saya Lupa juga” Ucap Pendi
“Kalau Uang nya Saya kasih saya gak tahan-tahan Demi klancaran Proyek.

Dan awak media betanya Pada Pendi Selaku Bendahara Tentang Banner atau papan proyek,
Pendi berkata Itu sudah Urusan Pendamping Kami Tinggal Setor Uang nya Saja,

“Banner Dari sana itu Semua itu Tanggung Jawab Pendamping Baik Banner Mau Pun Prasasti Atau Apa Itu Kita tinggal Ngasih Uangnya Ke Pendamping Jadi Semua Nya Rp.1Juta tutupnya.

Rukma Alias Komang berperan sebagai Sekretaris P3-GTAi juga Ditemui Awak Media Di Rumahnya menanyakan tentang Keterkaitannya dan sepengetahuanya dengan Program P3-GTAi beliau Juga Kerja Disitu dan Juga Tukang Aduk,dan Tau tentang Ranting Pohon dan Pohon Singkong.

“Ya yang Kerja kan Saya Juga Kalau Adukan Sih 1 sak semen,3 Batu Split,5 Pasir”.katanya

di tempat Terpisah Ketika Awak media menemui kepala desa Sri Jaya Khairil Basar Awak media bertanya tentang keterkaitan kades dengan program P3-TGAi,
Beliau cuma menerima program dengan menandatangani berkas di balai besar dan diseahkan ke masyarakat tentunya dengan Ketua,Sekretaris dan Bendahara.

“Yang terima Program P3-TGAi itu dengan mendatangani berkas di Balai Besar dan Berhubung Ini Program swakelola Masyarakat ya tentu nya Serahkan Ke Ketua,sekretaris dan Bendahara masalah Rab adukan Saya tidak Tau Menau itu mereka yang tau Mekanismenya”. tutup Kades.

Ketika Awak Media ingin Bepamitan Bertanya Kembali Kepada Salah Satu Sumber Yang Tidak Mau di sebut Namanya Apa Dananya Kurang Atau Ada seperti Setoran.
Beliau Memberikan Suatu Keterangan Yang Mencengangkan dan dapat di percaya

“setelah kami dapat Cairan Kami Kasih Ke Pendamping (R)Sebesar Rp.15000000.
itu semuanya di situ Makan, Rokok, minum, Apa nyewa mobil dan Bawa Kawan Semuanya Cukup Di Rp.15juta.”tuturnya.

selanjutnya Narasumber memberi Awak Media Uang Sebesar Rp.200.000 Awak Media”Jangan kang Ini uang apa ?….

Narasumber “biasa kang ini cuman sekedar buat bensin dan Rokok tolong jaga kerjaan saya ya..

Awak Media”😀😀gak sanggup saya kang

Narasumber “Udah ambil aja ini cuman buat bensin dan Rokok.

Awak media mencoba Menghubungi Pendamping (R) melalui
Telpon Via WhatsApp

media “Assalamualaikum Bang salam kenal saya Hatami darimedia Nkripost.co”

R” ya Waalaikumsalam

Media” Apa benar abang jadi pendamping P3-GTAi desa Sri Jaya

R” ya Kalau saya jadi pendamping Desa Srijaya Ya emang kenapa,”ketus

media” Kami mau konfirmasi Bang terkait setoran Rp.15juta terhadap pendamping Bang

R”Ah itu tidak Benar telpon Via WhatsApp Langsung terputus

selang Beberapa Menit Kemudian Ada Pesan Singkat dari Pendamping (R) melaui Via WhatsApp Isi Pesanya,
“””Kalau mau info lebih jelas sebelum kesaya, silahkan bapak konfirmasi dulu dengan Kasi Tiban di Kecamatan, semua urusan menyangkut media ada di beliau terima kasih.””””

Sementara itu Pak Camat Sungkai Jaya WARTONI.Sos.di Hubungi awak Media Melalui telpon Via WhatsApp sangat Respon Sekali dan sangat berterima kasih Sekali Dengan adanya Pemberitahuan Ini Kepada Beliau ,Beliau Akan Turun Lapangan Besok Saya Akan Cek Lokasinya dan Akan Telpon Kadesnya.dan Jangan Segan2 Hubungi saja Beliau,
“Saya sangat Berterima Kasih Sekali dengan Awak media dengan Cepat Memberitahu Saya,
Besok Saya mau Turun Lapangan Sekaligus Cek Lokasi dan Saya Akan telpon Kadesnya, terikasih Ya Mi dan Jangan Segan-Segan Hubungi Saya “pungkasnya

Bagaimana kelanjutan berita ini, dan bagaimana tanggapan pihak-pihak terkait? Tunggu edisi mendatang.(@Hatami)

Diterbitkan Pada Agustus 26, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: