NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Tol Padang – Pekanbaru Seksi Sicincin, Payakumbuh, Pangkalan Ditangguhkan

BAGIKAN :

Tol Padang – Pekanbaru Seksi Sicincin, Payakumbuh, Pangkalan

NKRIPOST, SUMBAR – Tol sepanjang 254,8 km dengan rute Padang menuju Bukittinggi sampai ke Pekanbaru saat ini ditangguhkan padahal proyek yang luar biasa ini terdapat terowongan sepanjang 8,95 km yang berada tepatnya di daerah Payakumbuh. Terowongan yang menembus Bukit Barisan tersebut adalah terowongan tol pertama di Indonesia dan menjadi terowongan terpanjang.

Terdapat beberapa seksi pengerjaan proyek.
Seksi 1 Padang – Sicincin 28 km
Seksi 2 Sicincin – Bukittinggi 41 km
Seksi 3 Bukittinggi – Payakumbuh 36 km
Seksi 4 Payakumbuh – Pangkalan 43 km
Seksi 5 Pangkalan – Bangkinang 56 km
Seksi 6 Bangkinang – Pekanbaru 38 km

Penangguhan pengerjaan untuk Tol Pekanbaru-Padang berada pada seksi Pangkalan-Payakumbuh-Sicincin. Informasi inipun dikomentari beragam oleh eksekutif dan legislatif di Sumatera Barat.

BACA JUGA:

Ada yang menyebut penangguhan merugikan Sumbar dari berbagai sektor. Seperti disampaikan oleh anggota Komisi III Albert Hendra Lukman. Dia menyampaikan dampak ekonomi jika tol ini selesai sangat besar untuk Sumbar. Dari sektor ekonomi, banyak hasil bumi Sumbar yang bisa dibawa dengan lancar ke Riau.

Dengan lancarnya jalan dan singkatnya waktu tempuh, akan membuat ongkos angkut lebih kecil. Dengan begitu juga akan membawa keuntungan yang lebih besar bagi petani. Termasuk nanti, produksi UMKM dari Sumbar bisa dijual ke Riau.

Belum lagi dalam meningkatkan sektor pariwisata. Dengan potensi pariwisata yang besar di Sumbar akan menjadi potensi dalam meningatkan ekonomi.

BACA JUGA:

Anggota DPRD Sumbar Nofrizon sangat menyesalkan penangguhan proyek tersebut, karena bisa mengganggu kelancaran pembangunan tersebut.

Menurut Nofrizon, penangguhan tidak akan terjadi jika pembebasan tanah bisa diatasi. “padahal proyek ini sangatlah strategis,Harusnya kita sebagai pemerintah daerah sangat mendukung dengan melakukan pembebasan tanah,” kata Nofrizon.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan, Pemprov Sumbar segera melakukan rapat untuk menyikapi terkait penghentian tol tersebut. “Nanti kita akan komunikasi, akan kita rapatkan, karena memang itu semuanya bukan cuma Sumatera Barat saja, tapi juga provinsi lain. Kita juga belum dapat surat resmi,” kata Mahyeldi usai paripurna di DPRD Sumbar, Senin (16/8/2021) lalu.

Mahyeldi menyebutkan, untuk pembebasan lahan masih terus berjalan. “Masalah tanah justru kemarin ada 25 titik yang sudah selesai dan belum dibayar. Itu kita bersama Kapolda sudah kita sampaikan kepada Badan Pertanahan agar segera dibayar,” kata Mahyeldi. Pemprov Sumbar, menurut Mahyeldi, berkomitmen terus melanjutkan proyek Tol Padang-Pekanbaru. Salah satunya dengan mendorong pemerintah pusat agar segera membayarkan ganti rugi bagi tanah warga yang sudah selesai pembebasannya.(*)

Tonton Juga Video Rumah Sakit Siti Rahma Padang Terendam Banjir:

Diterbitkan Pada Agustus 20, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: