Juliari Batubara: Baca Pleideo Minta Maaf ke Jokowi hingga Megawati
Diterbitkan Senin, 9 Agustus, 2021 by NKRIPOST

NKRIPOST,JAKARTA – Terdakwa korupsi bantuan sosial yang juga Mantan Menteri Sosial (Mensos), Juliari Peter Batubara membacakan pleidoi atau nota pembelaannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/8).
Dalam pleidoinya, Juliari menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Jokowi dan juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Secara tulus ingin mengucapkan permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya, kepada Presiden RI Joko Widodo atas kejadian ini,” kata Juliari saat membacakan pleidoi melalui sambungan elektronik, Senin (9/8).
BACA JUGA:
“Yang terhormat, Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-Perjuangan saya harus menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan penuh penyesalan,” kata Juliari melanjutkan.
Juliari mengaku menyesal karena tidak melakukan pengawasan lebih ketat kepada bawahannya sehingga harus berurusan dengan hukum. Ia menyadari kasus yang menjerat dirinya telah menyita perhatian dan mengganggu kinerja presiden.
Kepada Megawati, Juliari juga menyadari bahwa kasusnya membuat PDIP tak henti menerima hujatan. Meski begitu, Juliari meyakini bahwa PDIP akan tetap menjadi kebanggaan dan harapan masyarakat.
Juliari berharap putusan Majelis Hakim akan mengakhiri penderitaan dirinya dan keluarga. Ia menyesal karena keluarganya turut terkena imbas atas perbuatan yang tak pernah mereka keluarganya lakukan.
“Putusan majelis yang mulia, akan teramat besar dampaknya bagi keluarga saya terutama anak-anak saya yang masih di bawah umur dan masih sangat membutuhkan peran saya sebagai ayah mereka,” kata dia.
“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sungguh menyesal telah menyusahkan banyak pihak akibat dari perkara ini,” imbuh Juliari.
Juliari diketahui telah didakwa menerima suap senilai total Rp32,4 miliar dari para rekanan penyedia bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Uang puluhan miliar rupiah tersebut dipakai Juliari untuk kepentingan pribadi dan memenuhi kegiatan operasionalnya sebagai menteri. ( TIM )
