NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Gelar Bakti Sosial, Pegawai Kejaksaan di Majalengka Semprot Disinfektan Ke Masjid Hingga Bagikan Paket Sembako

BAGIKAN :

Video Pegawai Kejaksaan Majalengka Semprotkan Disinfektan Ke Masjid

NKRIPOST, MAJALENGKA – Pandemi Covid 19 yang masih terus merongrong semua sendi kehidupan masyarakat Indonesia sangat diharapkan Semua elemen anak bangsa untuk bergotong royong melawan Pandemi Covid 19.

Peran serta semua elemen masyarakat dalam bergotong royong melawan Pandemi tersebut, selain saling mengingatkan agar terus menjaga kesehatan, bakti sosial juga di perlukan aksi nyata dalam melawan virus Corona.

Seperti halnya demi melawan merebaknya penyebaran Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, membuat sejumlah kalangan mengalihkan ‘profesinya’ dari tupoksi utamanya.

Mengalihkan ‘profesinya’ tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

BACA JUGA:

Jaksa Agung ST Burhanuddin Ganti Sejumlah Kajati dan Pejabat di Kejaksaan Agung, Ini Daftarnya

Seperti yang dilakukan oleh jajaran di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka.

Jika biasanya mereka menggali informasi dari para pendakwa, kini mereka tak sungkan-sungkan untuk menggendong alat penyemprotan.

Mereka juga menenteng paket sembako untuk dibagikan kepada warga.

Tak ubahnya petugas semprot profesional, pegawai Kejari ini tampak cukup lincah mengarahkan ‘moncong’ ke beberapa sudut.

Menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum, seperti Masjid.

‘Aktivitas’ baru dari para pegawai Kejari tersebut, salah satu upaya yang dilakukan lembaga yudikatif dalam pencegahan penularan Covid-19 yang dalam beberapa hari terakhir mengalami lonjakan tinggi.

“Hari ini kami giat penyemprotan di fasilitas umum. Kami akan melakukan penyemprotan terhadap tempat ibadah, rumah-rumah warga yang isolasi mandirinya selesai, juga ke Lapas, yang puluhan warga binaannya diketahui terkonfirmasi positif Covi-19,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Majalengka, Dede Sutisna di sadur dari tribuncirebon.com, Kamis (15/7/2021).

BACA JUGA:

Laksda Anwar Saadi Sah Jabat JAMPidmil Pertama Kejaksaan Agung

 

Pada hari pertama penyemprotan, terdapat 5 Masjid yang ada di sekitar Majalengka Kota yang mendapat jatah semprotan dari ‘petugas penyemprotan dadakan’.

Ke-5 titik itu, yakni Masjid Kelurahan Cigasong, Masjid Raya Tonjong, Masjid PUI, Masjid Annur Kelurahan Majalengka Wetan, dan Masjid POM Bensin Jatipamor.

“Memanfaatkan disinfektan yang kami miliki. Untuk petugas sendiri, mengerahkan pegawai sebagai petugas yang melakukan penyemprotan,” ucapnya.

Giat penyemprotan itu, jelas dia, bukan pertama kalinya baksos yang dilakukan jajarannya.

Sebelumnya, pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan berupa sembako dan vitamin kepada masyarakat, khususnya mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Tidak jarang, teman-teman inisiatif sendiri untuk membantu sesama. Ibu saya korban Covid 19, saya harus berbuat kebaikan. Pokoknya mah walau kecil-kecilan, yang penting saya harus berbuat kebaikan,” jelas dia.

Salah satu pegawai Kejari Majalengka yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penyemprotan disinfektan, Tedy mengaku ia awalnya merasa ragu akan tugas ‘barunya’ di luar sebagai pegawai kejaksaan.

Namun, Kajari meyakinkan bahwa membantu orang terdampak Covid-19 dinilai sangat mulia.

“Pak Kajari meyakinkan kita bahwa membantu orang yang terdampak Covid-19 itu harus dari hati. Insyaallah akan dibalas sama Allah SWT,” kata Tedy.

Ia mengungkapkan, pekerjaan barunya itu memang menambah jam kerjanya selama berada di kantor.

BACA JUGA:

DPO Pembobol Bank Mandiri Yosef Tjahjadjaja Berhasil Diamankan Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI

Namun, hal itu tidak masalah seiring berdampak positif untuk masyarakat.

“Hal itu (rasa lelah dan letih) pasti ada. Belum lagi kekhawatiran akan terpapar virus,” ujarnya.

Ia pun bangga atas apa yang telah dilakukannya hari ini.

Sebab, ikut berkontribusi dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Kami yang bekerja merasa senang, karena dapat mengurangi risiko terkena virusnya, umpama membantu mencegah virus corona,” ucap Tedy.

Karena itulah, ia yang sudah bekerja bertahun-tahun sebagai pegawai kejaksaan, akan terus menjalani ‘profesi’ sebagai penyemprot disinfektan selagi ia mampu.

Walau kekhawatiran juga muncul dari keluarga di rumah terkait kondisi kesehatan Tedy

“Prinsipnya, tetap ikhlas dalam bekerja dan terus berdoa memohon perlindungan Yang Maha kuasa,” jelasnya.(TIM)

Diterbitkan Pada Juli 15, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami