Yayasan Pondok Kasih Surabaya Layani Kesehatan Korban Bencana Malaka
Diterbitkan Selasa, 20 April, 2021 by NKRIPOST
NKRIPOST, MALAKA- Yayasan Pondok Kasih Surabaya melayani kesehatan warga korban banjir akibat luapan Sungai Benenain, Minggu (4/4/21) dini hari. Kepedulian dan bantuan pelayanan kesehatan tersebut sebagai wujud rasa kemanusiaan dan solidaritas kepada warga Kabupaten Malaka yang menderita, karena bencana banjir.
Yayasan Pondok Kasih memberi pelayanan kesehatan, menyalurkan obat-obatan dan mengirim tenaga dokter. Tenaga dokter dan perawat yang dikirim yakni dr.Michael Leksodimulyo, MBA, M.Kes dan
Herlina Apriantonita, MBA. Selain itu, tim medis relawan dari EMT Muhammadiyah Yogyakarta berjumlah 8 orang, dr. Ivan Jazid Adam, Purwani, AMK dan Lismanto, S. Kep. Ns.
Pelayanan medis Yayasan Pondok Kasih didukung Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka di bawah bimbingan Plt Direktus Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, dr. Lina, drg. Maria Nahak dan dokter perwakilan puskesmas sebanyak 2 orang dan apoteker sebanyak 2 orang. Para tenaga medis itu memberi pelayanan kesehatan di wilayah desa yang terdampak banjir yang tersebar di tiga kecamatan di antaranya Desa Motain di Kecamatan Malaka Barat, Desa Naimana di Kecamatan Malaka Tengah dan Desa Forekmodok di Kecamatan Weliman.
Bupati Terpilih Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH dalam arahannya saat pelayanan kesehatan di Desa Motain, Selasa (20/4/21) mengatakan warga tetap bersyukur kepada Tuhan, leluhur dan alam meski tertimpa bencana yang memprihatinkan.
Dikatakan, wilayah Desa Motain teridentifikasi daerah kantong. Secara administratif, Desa Motain termasuk wilayah Kecamatan Malaka Barat. Namun, warga sulit mendapatkan pelayanan kesehatan Puskesmas Besikama di Kecamatan Malaka Barat karena dibatasi Sungai Benenain. Sehingga warga cenderung mendatangi Puskesmas Fahiluka untuk berobat dan mendapatkan pelayanan kesehatan.(tim)
