SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Dewan Malaka Henri Simu Salurkan Bantuan Organisasi Sayap Partai Golkar

NKRIPOST, MALAMA- Anggota DPRD Kabupaten Malaka asal Fraksi Golkar, Henri Melki Simu menyalurkan bantuan yang didonasi beberapa organisasi sayap Partai Golkar yakni Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong (MKGR), Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (KOSGORO) dan Angkatan Muda Pembaharu Indonesia (AMPI) Kabupaten Belu kepada korban banjir yang meluap dari Sungai Benenain.

Dewan Henri Simu ketika ditemui wartawan, Jumat (9/4/21) pagi mengatakan bantuan korban kepada korban bencana didonasi MKGR, KOSGORO dan AMPI Kabupaten Belu. Jumlah tidak cukup untuk melayani semua kebutuhan warga yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Malaka saat ini.

Akan tetapi, kata Henri saat ini semua pihak tidak tutup mata terhadap situasi dan korban banjir akibat luapan Sungai Benenain yang terjadi pada Minggu (4/4/21) dini hari. Semua pihak termasuk MKGR, KOSGORO dan AMPI Kabupaten Belu menaruh perhatian dan peduli sehingga memberikan bantuan untuk mengurangi sebagian beban dan kesulitan hidup korban banjir.

“Sudah kita salurkan bantuan MKGR dan AMPI Belu bagi warga korban banjir yang ditampung di SD GMIT Betun. Ada selimut, kain panas dan bahan-bahan makanan. Kita juga selama ini, kita siapkan dapur umum di rumah untuk layani warga sejak dievakuasi, Senin (5/4/21),” jelas Dewan Henri.

Terkait dapur umum di kediamannya, Dewan Henri menjelaskan sudah dibuka untuk menjawab kebutuhan makanan dan minum sejak para korban banjir di wilayah Aintasi dievakuasi yang berasal dari Desa Bereliku, Naimana, Fahiluka, Railor, Lawalu di Kecamatan Malaka Tengah. “Saat ini, kita langsung turun ke lokasi banjir untuk salurkan bantuan,” tambahnya.

Dewan Henri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malaka yang sudah membuka Posko Ebenhaezer yang didukung dapur umum untuk melayani kebutuhan makan dan minum bagi korban banjir yang menempati lokasi penampungan SMP Kristen Betun dan SD GMIT Betun. Sehingga, sesuai pengamatan selama ini, pelayanan kepada warga di penampungan sudah membaik.

Selanjutnya, Henri berharap agar warga korban banjir yang ditampung di beberapa lokasi di Kota Betun dan sekitarnya tetap menjaga kesehatan dan selalu menginformasikan jika ditemukan kendala selama menempati lokasi penampungan. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *