SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Bumdes Sungkai Jaya Diduga Bermasalah

NKRIPOST, LAMPUNG UTARA – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Desa Sukajaya Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara diduga bermasalah, hal tersebut berdasarkan keterangan Sekretaris Bumdes, Bahrudin bahwa semenjak tahun lalu pengurus Bumdes hanya mengelola dana sebesar Rp 40.000.000.

“kepengurusan kami baru setahun karena sebelumnya, kami tidak tahu anggaran berapa tapi yang kami kelola hanya Rp.40.000.000 itu kami salurkan kepada petani berupa pupuk dan obat-obatan pertanian” jelas Bahrudin

Ditempat terpisah Kepala Desa Sukajaya, Efendi menjelaskan bahwa Dana Bumdes di desa tersebut dianggarkan melalui Dana Desa (DD) ditahun 2017 sebesar Rp 37.000.000 dan DD 2019 sebesar Rp 30.000.000.

“ingat pasti nya saya tidak tahu, tapi yang jelas sekitar itu hanya sekitar Rp.67.000.000 saja dana Bumdes yang kami kelola” jelas Efendi

Dia juga mengatakan bahwa selaku Kepala Desa hanya mengetahui dan pengelolaan diserahkan kepada pengurus dan menyarankan agar menghubungi Kaur Keuangan.

“itu bukan tanggung jawab saya, ada pengurusnya dan Kaur Keuangan yang paham” pungkas Efendi

Berdasarkan APBDes dari Kementerian Desa bahwa Desa Sukajaya pada tahun 2017 melalui DD penyertaan modal Bumdes sebesar Rp.77.408.623 dan DD 2018 Rp.62.112.618, melalui ADD 2018 Rp.59.218.688 sehingga total akumulasi dana Bumdes yang dikelola Rp. 198.739.929.

Terkait informasi tersebut Kades Sukajaya menampik bahwa Anggaran dana Bumdes yang dikelola mencapai angka tersebut.

“enggak benar data APBDes itu, karena kami kelola dana Bumdes tidak sampai Rp 70.000.000” tutup Efendi

Salah satu masyarakat yang namanya enggan disebutkan menjelaskan saat ini pembayaran pinjaman pupuk atau obat-obatan pertanian dilakukan tiap bulan yang sebelumnya dibayarkan pasca panen.

“sekarang bayar bulanan bila mau pake pupuk, kami warga tidak mampu dan berharap membayar setelah kami panen” harap nya@Hatami/Edi.S.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *