Ketua Rating PPM Cisarua Dan Sejumlah Warga Babak Belur Di Hajar Penyewa Villa, Begini Kronologinya
Diterbitkan Senin, 6 Juni, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST, BOGOR – Sekelompok pria penyewa Villa Dapentis yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanudin No 9 , RT 004/RW. 005 Desa Batu Layang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyerang rumah warga setempat, Minggu (05/06/2022)
Akibatnya penyerangan tersebut, Ketua PPM Ranting Cisarua dan sejumlah warga setempat menjadi korban pemukulan harus dilarikan ke RSPG Cisarua Bogor.
Informasi yang dihimpun menurut keterangan korban dan saksi, para pelaku adalah tamu penyewa Villa Dapentis yang tidak mau menerima teguran warga karena mengadakan acara di tengah malam hingga jam 02 dini hari.
Awalnya Salah seorang korban adalah warga yang berdekatan dengan Villa, memberikan saran kepada tamu villa yang masih merayakan acara liburan nya, agar tidak menggangu ketenangan, karena mengingat waktunya sudah terlalu malam dan warga setempat sedang beristirahat.
BACA JUGA:
Kepala Sekolah Di NTT Bersama Keluarga Aniaya Guru, Begini Nasibnya Kini
Pengungsi Asal Afganistan Gelar Aksi Di Gerbang DPRD Sumut, Ini Tuntutannya
Kantor Pos Cikalong Wetan Dibobol Maling, Uang Puluhan Juta Untuk Gaji Pensiunan Raib
Saran dan permintaan dari warga tadi didiamkan saja oleh para pelaku, tidak ada tanggapan. Namun berselang waktu jam 2 menjelang sore, tanpa diduga sama sekali oleh warga secara mendadak, para pelaku yang merupakan tamu penyewa villa langsung merangsek masuk kerumah warga yang berada di depan villa, yaitu rumah salah seorang warga yang bernama Fajar dan langsung memukuli para penghuni yang berada di dalamnya. Termasuk salah seorang korban adalah Dede Sandi, wartawan media online Bogor yang juga menjabat Ketua Ranting PPM Cisarua yang saat itu sedang berkunjung bertamu ke rumah Fajar.
“saya tidak tau asal muasalnya, karena saya sebelumnya punya janji dengan Fajar mau berkunjung ke rumahnya dan saya sempat di telpon oleh Fajar, pemilik rumah yang letaknya berseberangan dengan Vila, perihal kejadian malam hari. Namun karena saya sudah janji mau berkunjung, maka saya tetap berangkat. Namun ketika sampai di depan rumahnya, saat saya baru keluar dari mobil dan mau masuk kerumahnya, saya langsung di hadang oleh beberapa orang yang tidak dikenal, saya langsung di pukul di tendang. Dalam kondisi seperti itu saya bingung dan kaget, karena tidak ada basi basi dulu langsung Babuk bakbuk aja ke saya” ujarnya, sambil memperlihatkan luka memar muka, kepala dan badan.
“Saya juga di tendang badan juga sakit tapi lebih sakit ini di kepala saya”, tuturnya.
Terkait dengan kejadian tersebut Dede Sandi, akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bogor. menurutnya ia tidak bersalah kenapa dipukuli.
“Saya sebagai Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Ranting Cisarua, cabang PPM Kabupaten Bogor, akan patuh dan taat, karena ini negara hukum, saya serahkan prosesnya secara hukum yang berlaku di negara ini .dan saya berharap secara pribadi atau lembaga, kepada Polres Bogor agar para pelaku pemukulan, tolong di tindak seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku di Negara Indonesia tercinta ini”, tutupnya.
BACA JUGA:
Bayi Ditemukan Pencari Ikan Terbungkus Plastik, Diduga Dibuang Mahasiswi
Kasus Timor Bunuh Robi Di Ungkap Kapolres Tanjung Balai,Ternyata Diserang Terlebih Dahulu
Putusan Sidang Kasus Korupsi Pembangunan Kantor Camat Buyasuri, Terdakwa Di Vonis 20 Bulan Penjara
Sementara itu Fajar, korban yang rumahnya diserang menjelaskan terkait kejadian tersebut, “rumah saya diserang yang diduga tamu villa ,langsung mencari dan menyebut nyebut nama seseorang , mungkin yang dia cari di rumah saya tidak ada, akhirnya saya sendiri kena pukul, saya langsung menyelamatkan diri dan saya langsung ke kantor Polsek Cisarua melaporkan kejadian penyerangan rumahnya, setelah saya melaporkan ke Polsek Cisarua beberapa anggota datang ke TKP,” Ujar Fajar.
Ia pun menyebutkan nama nama yang menjadi korban pemukulan
Fajar (pemilik rumah), Lukman (Adik Ipar Fajar), dua pekerja yakni Obor dan Dede Sandi, serta Sutinah yang merupakan ibu kandung Fajar, Anjar, semuanya langsung di bawa ke RSPG Cisarua.
“Tetapi selain korban pemukulan masih ada korban trauma yaitu semua yang penghuni rumah saya yang menyaksikan pada saat kejadian. Saya sudah melaporkan kejadian penyerangan ini ke Polres Bogor, karena saya jujur aja , manusiawi, malam ini juga saya mau nginep tidak tidur di rumah saya , karena menurut saya rumah yang saya tempati sekarang saya merasa, tidak aman , makanya malam ini saya mau nginep, saya tidak akan pulang dulu sebelum pelaku pelaku penyerangan ke rumah saya di proses sesuai hukum yang berlaku , dan saya berharap kepada Polres Bogor , secepatnya pelaku di tangkap dan di proses”, tegasnya.
Kejadian yang berhasil direkam oleh penghuni rumah tersebut tampak dalam video pelaku terlihat sangat bringas menyerang korban hingga merangsek masuk kedalam rumah warga. Tampak para pelaku ada yang tidak memakai baju.(tim)
