Geger! Muliansyah dan Ramly Umasugi Desak PAW 2 Anggota DPD RI Malut Karena Bicara Federal
Diterbitkan Kamis, 20 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA*L – Ramly Umasugi, Tokoh Maluku Utara dan Mantan Bupati Buru angkat suara. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap Muliansyah Abdurrahman, Pembina DPP GERBANG MALUT yang mendesak PAW 2 Anggota DPD RI Malut, Hasby Yusuf dan Hidayatullah.
Dukungan itu disampaikan Ramly menanggapi wacana federal yang belakangan mencuat dari sejumlah Anggota DPD RI asal Malut.
Menurut Ramly, di tengah tantangan ekonomi, bangsa ini butuh gagasan yang membumi dan langsung dirasakan rakyat.
“Saya sebagai bagian dari anak Malut, mendukung kerangka berpikir praktis dan solutif yang disampaikan Muliansyah. Saat ini kita semua membutuhkan _win-win solution” ujar Ramly, Kamis (20/8/2026).
Ia menekankan pentingnya menjaga keutuhan NKRI sebagai harga mati.
“Bukan mewacanakan isu yang kontraproduktif seperti yang disampaikan Hasby Yusuf,” tegas Ramly menyinggung wacana federal.
Ramly juga melontarkan kritik tajam terhadap lembaga yang dinilai tidak produktif.
“Kita balik bertanya dan jujur, eksistensi lembaga apa? Kontribusi signifikan kepada bangsa dan negara ini apa?” katanya.
Ia mendorong pemerintah melakukan evaluasi anggaran.
“Daripada negara membiayai lembaga tersebut, mending uang itu digunakan negara buat kesejahteraan rakyat. Seperti pada sektor hulu migas, bangun usaha perkreditan rakyat lewat Kopdes Merah Putih, dan wadah kreatif inovatif untuk usaha-usaha Gen Z di daerah,” jelasnya.
“Stop biayai lembaga tak produktif. Fokus ke kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
Senada dengan Ramly, *Pembina GERBANG MALUT Muliansyah Abdurrahman* menyatakan risau dengan pernyataan Anggota DPD RI Malut.
“Saya risau melihat ada Anggota DPD RI yang bicara soal federal. Padahal mereka disumpah berdasarkan undang-undang yang berlaku di negara ini,” ujar Muliansyah di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, wacana federalisme bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 1 ayat 1 yang menyebut Indonesia adalah Negara Kesatuan.
“Ini sudah masuk syarat PAW atau Pergantian Antar Waktu. Karena melanggar UU MD3 serta janji sumpah jabatan menjadi anggota DPD RI,” tegasnya.
Muliansyah mendesak Hasby Yusuf dan Hidayatullah segera dicopot.
“Sumpah jabatan bukan sekadar formalitas. Itu ikrar untuk menjaga konstitusi, Pancasila, dan keutuhan NKRI,” ujarnya.
Ia berharap Anggota DPD RI Malut kembali pada sikap nasionalisme. “Berharap Anggota DPD RI segera bersikap nasionalisme keindonesiaan dan menjadi negarawan dalam bingkai NKRI,” tutup Muliansyah.
BACA JUGA:
Musda I DPD ARUN DKI Jakarta, Heri: ARUN Siap Menjadi Mitra Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045
Melalui rilis resmi DPP GERBANG MALUT, Muliansyah menegaskan pihaknya tidak anti kritik. Namun kritik harus membangun, bukan memecah.
“Stop Wacana Federal, Fokus Jadi Negarawan NKRI,” seru Muliansyah.
Di akhir, Ramly berharap ke depan lebih banyak tokoh muda seperti Muliansyah yang berani menawarkan solusi. “Sekian banyak sektor kerakyatan yang perlu mendapatkan stimulan pemerintah,” tutup Ramly.
Tag: #RamlyUmasugi #Muliansyah #GERBANGMALUT #DPDRI #MalukuUtara #NKRI #Federal #KopdesMerahPutih #GenZ
