Serap Aspirasi, DPRD Alex Leong Akan Perjuangkan Kebutuhan Air Minum, Pupuk, Alat Tenun Bagi Warga Sarabau Dan Sadi
Diterbitkan Sabtu, 14 Maret, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST, ATAMBUA – Anggota DPRD Belu Dapil lll Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Alexander Nyang Leong gelar reses masa sidang satu tahun di dua Desa diantaranya Sarabau tepatnya di Dusun Asulait dan Desa Sadi Dusun Fatubesi, Jumat (13/03/2026).
Kepada media ini, Anggota DPRD Alexander Nyang Leong mengatakan bahwa
rangkaian aspirasi warga yang di sampaikan dalam reses itu akan di rangkum dan di perjuangkan dalam pembahasan di sidang Paripurna DPRD.
Menurutnya, persoalan kebutuhan air bersih, pupuk bagi petani serta dukungan bagi penenun menjadi kebutuhan dasar bagi warga dan menjadi perhatian serius dari Pemerintah Daerah.
Di wilayah Desa Sarabau, Anggota DPRD Alexander Nyang Leong menerima keluhan warga berupa sejumlah masalah yang membutuhkan perhatian diantarnya pengadaan pupuk dari petani sawah dan masalah sumur bor.
“Para petani sawah mengeluhkan pengadaan pupuk yang tidak sesuai jadwal tanam sehingga berdampak pada produksi padi. Kita akan sampaikan kepada pemerintah agar memperhatikan masalah ini dan memberi solusi,” ujar DPRD Alex Leong kepada awak media Nkripost.co, Sabtu (14/03)
BACA JUGA:
Peringati HPN, DPRD Fraksi PSI Belu Alex Leong Apresiasi Kinerja Pers: Tanpa Mereka Negara Akan Mati
Lebih lanjut kata Alex Leong, warga mengeluhkan air dari sumur bor yang tidak bisa dinikmati masyarakat karena instalasi pipa mengalami kerusakan semenjak pengerjaan ruas jalan Sabuk Merah.
“Untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga tidak bisa karena pipa sudah rusak semua semenjak jalan sabuk merah dibuka dan sampai saat ini tidak ada tindak lanjut. Ini butuh perhatian,” kata Alex Leong.
Selain itu, lanjut Legislator mudah itu, minta perhatian pemerintah untuk pembangunan jalan usaha tani (JUT), benang untuk penenun serta akses pasar untuk memasarkan hasil tenun dan juga kebutuhan akan alat pertanian seperti kultivator/traktor mini untuk pembuatan bedeng dan pematang.
“Kalau warga Dusun Fatubesi Desa Sadi, ada permintaan untuk perbaikan dinamo pada sumur bor yang ada sehingga bisa beroperasi secara layak. Daya dinamo kecil sehingga tidak bisa angkat. Selain itu, ada permintaan untuk bantuan Benang bagi para penenun serta akses pemasaran,” pungkasnya. (Lau Kaza)
