Hari Ke-4 Penembakan Warga Di PT Milano, Polres Labuhanbatu Belum Beri Keterangan, Tokoh Masyarakat Kutuk Keras
Diterbitkan Selasa, 13 Oktober, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST.CO, LABUHANBATU – Menjelang hari ke-4 peristiwa penembakan warga di areal Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Milano Cabang Dua Estate, Desa Sei Nahodaris, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Polres Labuhanbatu belum memberikan keterangan resmi.
Bungkamnya pihak kepolisian terkait peristiwa tragis tersebut mendapat kecaman dari tokoh masyarakat Labuhanbatu.
H. Ramli Siagian, sesepuh tokoh masyarakat Labuhanbatu, mengutuk keras tindakan yang dinilai berlebihan dan berpotensi memicu keributan yang lebih besar.
“Kami mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan segera turun tangan. Pencurian brondolan sawit memang pelanggaran hukum. Namun, melakukan penembakan hingga mengakibatkan luka serius merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi,” tegas H. Ramli Siagian kepada NKRIPOST.CO, Senin (13/10/2026).
H. Ramli Siagian juga meminta Polda Sumatera Utara melakukan proses hukum secara transparan agar publik tidak merasa dibohongi dan mengetahui kronologi yang sebenarnya.
“Ungkapkan kronologi secara transparan. Berikan sanksi hukum kepada siapapun yang terlibat,” tegasnya.
KORBAN DITEMBAK DUA KALI DAN DIPUKUL
Korban diketahui bernama Rahmat Alfian (34). Saat ini ia terbaring dan mendapat perawatan medis intensif di RSUD Rantauprapat.
Informasi yang dihimpun, tubuh korban ditembus dua proyektil peluru yang mengenai paha dan pinggangnya. Selain itu, kepalanya juga dihantam benda keras hingga mengakibatkan darah bercucuran.
MANAJER KEBUN AKUI 8 POLISI BKO DAN BAWA SENJATA LARAS PANJANG
Terpisah, Manajer Kebun PT Perkebunan Milano Cabang Dua Sei Nahodaris, T. Saputra, kepada wartawan mengakui ada delapan anggota Polri yang di-BKO-kan di kebun tersebut.
“Tiga berasal dari Brimob, dua dari Polda Sumut dan dua dari Polres Labuhanbatu, tetapi yang dilengkapi senjata api dari Brimob. Ketiganya membawa senjata laras panjang,” ujar T. Saputra, Senin (12/10/2026).
BACA JUGA:
Ujian Pertama Kapolda Sumut yang Baru: Warga Ditembak di Kebun PT Milano, Polisi BKO Diduga Terlibat, HGU Disebut Sudah Habis
Hingga berita ini diturunkan, areal PT Perkebunan Milano Cabang Dua masih terlihat dijaga ketat oleh petugas kepolisian dari Polres Labuhanbatu dan Polsek Panai Tengah.
Warga berharap Kapolda Sumut tidak tutup mata dan segera memerintahkan Propam untuk memeriksa oknum-oknum yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.(ACD)
