Mencekam, Kantor PT Perkebunan Milano Dilempari Ratusan Warga, Manajer Kabur ke Kebun Sawit di Tengah Gelap
Diterbitkan Sabtu, 10 Oktober, 2026 by NKRIPOST

NKRI POST.CO, LABUHANBATU – Suasana mencekam menyelimuti Kantor PT Perkebunan Milano Cabang Dua Estate di Desa Sei Nahodaris, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Pintu kaca dan jendela kantor perkebunan kelapa sawit itu hancur berantakan dilempari batu oleh ratusan warga yang marah, Jumat malam (9/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Teriakan histeris dan lemparan batu membabi buta membuat manajer dan humas kebun ketakutan hingga harus melarikan diri ke arah rimbunnya pohon kelapa sawit di tengah gelapnya malam.
Dari berbagai sumber yang dihimpun wartawan di lokasi kejadian, kemarahan ratusan warga itu berawal dari beredarnya informasi yang menyebutkan salah seorang warga diduga ditembak (di-dor) oleh oknum petugas keamanan PT Perkebunan Milano.
Korban disebut-sebut ditembak saat mengutip berondolan sawit (buah sawit yang lepas dari tandannya) yang jatuh di areal perkebunan.
Kabar berdarah itu menyebar cepat dari mulut ke mulut. Warga yang berasal dari Desa Sei Nahodaris, Labuhanbilik, dan Kampung Rakyat secara spontanitas langsung bergerak mendatangi kantor PT Milano Cabang Dua.
Setibanya di lokasi, massa yang sudah terbakar emosi langsung melakukan sweeping ke komplek perumahan karyawan untuk mencari pelaku penembakan yang diduga dilakukan oknum pengamanan kebun.
Karena pelaku tidak ditemukan, amarah massa tak terbendung lagi. Batu-batu yang ada di halaman kantor diambil dan dilemparkan ke arah bangunan kantor hingga kaca pintu dan jendela pecah berserakan.
Ardiansyah Maulana, tokoh pemuda Kecamatan Panai Tengah yang ditemui wartawan di lokasi kejadian, Jumat malam (9/10/2026), membenarkan adanya peristiwa mencekam tersebut.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi, kalau pelaku dan manajer kebun tidak melarikan diri, mungkin bisa lebih parah. Memang tidak ada korban dari pihak kebun. Kantor perkebunan yang rusak,” ujarnya sambil menunjuk ke arah kantor yang porak-poranda.
Ardiansyah juga memberitahukan, korban yang mengalami luka yang diduga berasal dari senjata api tersebut sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) untuk mendapat pertolongan.
“Sudah dibawa ke rumah sakit. Kita belum tahu kondisinya bagaimana,” ujarnya
Terpisah, Kapolsek Panai Tengah, AKP Amlan yang baru tiba di lokasi kejadian juga membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Saya juga baru sampai, jadi belum mengetahui kronologi kejadian. Sabar ya, kita sedang menunggu tim dari Polres Labuhanbatu. Mereka sedang menuju kemari,” ujarnya singkat menjawab wartawan.
BACA JUGA:
Warga Karet Tengsin Ingatkan Kodam Jaya: Patuhi Hukum, Jangan Sentuh Bangunan Sebelum Putusan Inkracht!
Hingga berita ini diterbitkan, Jumat malam (9/10/2026) pukul 21.00 WIB, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Perkebunan Milano Cabang Dua Sei Nahodaris terkait dugaan penembakan warga tersebut.
Aparat kepolisian dari Polsek Panai Tengah masih berjaga di lokasi untuk mencegah bentrok susulan, sementara ratusan warga masih berkumpul di sekitar area kantor kebun dengan suasana tegang. (ACD)
