NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Warga Terdampak Kebakaran di Kebayoran Lama Akui Butuh Seragam dan Perlengkapan Sekolah

Listen to this article

Diterbitkan Rabu, 23 September, 2026 by NKRIPOST

Warga Terdampak Kebakaran di Kebayoran Lama Akui Butuh Seragam dan Perlengkapan Sekolah

NKRIPOST JAKARTA – Kebutuhan pakaian dan perlengkapan sekolah menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kebakaran yang terjadi pada Selasa (22/9) malam itu menghanguskan 18 rumah tinggal dan empat tempat usaha di atas lahan seluas 1.205 meter persegi. Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran dengan 128 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah warga.

Salah satu korban, Hani (38), mengaku seluruh perlengkapan sekolah kedua anaknya ludes terbakar. Kedua anaknya yang duduk di kelas 5 dan kelas 3 SDN 01 Kebayoran Lama Utara bahkan tidak bisa bersekolah pada Rabu (23/9/2026).

“Yang paling dibutuhkan baju anak sekolah, sepatu, buku, sama perlengkapan anak sekolah,” kata Hani saat ditemui di lokasi pengungsian, Rabu (23/9).

“Hari ini, dia enggak ada yang sekolah karena tidak ada buku, tidak ada baju, tidak ada seragam, tidak ada sepatu. Kosong, habis,” ujarnya.

Selain perlengkapan sekolah, Hani menyebut kebutuhan pokok dan pakaian ganti juga sangat dibutuhkan. Ia menuturkan kebakaran tersebut juga menghanguskan dokumen-dokumen penting milik keluarganya seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan ijazah.

Namun, ia mengaku lebih mengkhawatirkan pendidikan anak-anaknya dibandingkan kebutuhan pribadinya.

BACA JUGA:

Relawan Prabowo Gibran Desak Presiden Turun Tangan Bantu Puluhan KK WNI Eks Timor Timur yang Terancam Digusur Kodam Jaya Di Karet Tengsin

Senada dengan Hani, Ketua RT 06/RW 01, Santoso, mengatakan pakaian menjadi kebutuhan mendesak karena warga tidak sempat menyelamatkan barang apapun saat kejadian.

“Baju sangat dibutuhkan, soalnya kita enggak ada yang bisa menyelamatkan apa pun, sampai data-data pribadi kita pun hangus terbakar semua,” tutur Santoso.

Ia menyebutkan seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah anak-anak juga tidak ada yang berhasil diselamatkan. Akibatnya, sejumlah anak di wilayahnya terpaksa bolos sekolah.

Menurut Santoso, yang sudah menetap di kawasan tersebut sejak 1965, kebakaran kali ini merupakan yang terbesar. Sebelumnya, kebakaran skala kecil pernah terjadi sebanyak tiga kali, namun tidak sampai menghanguskan seluruh barang warga.

Sementara itu, dari sisi penanganan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta telah melakukan pendataan ulang terhadap 180 warga terdampak yang kehilangan dokumen kependudukan. Pemerintah juga menawarkan program renovasi rumah bagi warga yang setuju direlokasi sementara.

Hingga Rabu siang, warga masih bertahan di tenda pengungsian yang didirikan di sekitar lokasi kebakaran dengan bantuan dari BPBD DKI Jakarta dan Dinas Sosial.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved