Anggaran PMT Penderita TNC Rp 80 JutabDi Dinkes Labuhanbatu Di Pertanyakan
Diterbitkan Rabu, 4 November, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST.CO | RANTAUPRAPAT – Anggaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk penderita TBC senilai Rp 80.000.000 di Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, Tahun Anggaran 2026, menjadi pertanyaan. Pasalnya, terdapat perbedaan keterangan antara pejabat Dinas Kesehatan dengan pelaksana di tingkat Puskesmas terkait siapa yang menyalurkan bantuan tersebut.
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP http://sirup.inaproc.id terdapat paket dengan Kode RUP 68408368, Nama Paket, Pemberian Makanan Tambahan untuk Penderita TBC Tahun Anggaran 2026, Satuan Kerja Dinas Kesehatan, dengan pagu Rp 80.000.000.
Uraian pekerjaan tertulis, Belanja Pemberian Makanan Tambahan (Susu) untuk Penderita TBC dengan spesifikasi susu bernutrisi siap seduh dalam kemasan sachet 20 gram, setiap pack berisi 10 sachet, volume 4.000 pieces metode pemilihan E-Purchasing, sumber dana APBD Kabupaten Labuhanbatu.
Untuk mengklarifikasi pelaksanaan di lapangan, wartawan melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Rahmat Hsb, di ruang kerjanya, Rabu (4/11/2026).
Rahmat Hsb menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut sudah dikerjakan oleh Puskesmas.
“Pelaksanaannya sudah dikerjakan Puskesmas. Tanyakan saja kesana,” ujar Rahmat Hsb kepada wartawan.
Namun keterangan berbeda disampaikan oleh Kepala Puskesmas Sigambal, dr. Ainun Zahra br Dalimunthe. Saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon seluler milik Sekretaris Dinas Kesehatan yang sengaja diperdengarkan dengan loudspeaker, Kapuskesmas Sigambal membantah pihaknya menyalurkan makanan tambahan untuk penderita TBC.
“Kami tidak ada menyalurkan makanan tambahan. Cuma melakukan tindakan medis,” ujarnya melalui sambungan telepon seluler.
Kapuskesmas Sigambal juga menerangkan, kegiatan pelayanan kesehatan bagi penderita TBC yang dimaksud dilaksanakan di Lapas Kelas 2A Rantauprapat yang berada di Kelurahan Lobusona.
“Kita melaksanakannya di dalam Lapas Bolusona (Lobusona),”jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan rinci mengenai mekanisme penyaluran 4.000 pieces susu bernutrisi tersebut, daftar penerima manfaat, serta lokasi penyaluran yang sebenarnya.(ACD)
