NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Banjir Bandang Hantam Arosuka, Kantor Bupati Solok Lumpuh: 1 Orang Hilang, 5 Luka-luka

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 22 September, 2026 by NKRIPOST

Banjir Bandang Hantam Arosuka, Kantor Bupati Solok Lumpuh: 1 Orang Hilang, 5 Luka-luka

NKRIPOST SOLOK – Bencana banjir bandang atau galodo menerjang pusat pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Air bah bercampur lumpur pekat, batu besar, kayu gelondongan dan material longsoran dari hulu Gunung Talang menerjang Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok. Akibatnya, aktivitas pemerintahan lumpuh total dan ratusan rumah warga di sekitarnya ikut terdampak.

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas sangat lebat mengguyur kawasan hulu Arosuka sejak sore hari. Tingginya curah hujan membuat sungai-sungai kecil di atas perkantoran meluap dan membawa material longsor.

Pantauan di lapangan, material lumpur setinggi lutut orang dewasa masuk ke sejumlah gedung perkantoran. Peralatan kantor, arsip negara, komputer hingga kendaraan dinas dilaporkan terseret dan tertimbun lumpur.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu yang turun langsung ke lokasi membenarkan lumpuhnya sejumlah OPD vital.

“Dinas PU, Kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang termasuk gedung DPRD terdampak parah. Saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap seluruh fasilitas yang terdampak. Akses ke perkantoran masih tertutup lumpur,” kata Jon Firman Pandu di lokasi, Senin malam.

Kantor-kantor yang terkonfirmasi terdampak parah:
1. Dinas PUPR Kabupaten Solok
2. Dinas Kesehatan
3. Badan Keuangan Daerah (BKD)
4. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN)
5. Bapelitbang
6. Kompleks DPRD Kabupaten Solok
7. Sebagian rumah dinas ASN di sekitar Arosuka

Korban Luka 5 Orang, 1 Orang Masih Dalam Pencarian

Tidak hanya merusak fasilitas pemerintah, bencana ini juga menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA:

Banjir Bandang Galodo Hantam Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Dinas Terendam

Pj Sekda Kabupaten Solok, Masheri Yanda Boy kepada NKRIpost.co mengatakan, berdasarkan data sementara tim di lapangan, ada lima warga yang mengalami luka-luka.

“Dua korban luka berat dirujuk ke Rumah Sakit di Padang, sementara tiga korban lainnya dirawat di RSUD Arosuka. Data ini masih terus kami verifikasi,” ujar Masheri, Selasa (22/9/2026) dini hari.

Yang paling mengkhawatirkan, satu orang warga dilaporkan masih belum ditemukan dan diduga terseret arus banjir bandang. Tim SAR Gabungan dari BPBD Kabupaten Solok, Basarnas, TNI, Polri dan relawan masih melakukan pencarian di lokasi yang diduga terakhir korban terlihat.

“Keselamatan yang utama dulu. Keselamatan jiwa yang kita utamakan. Pencarian terus kami lakukan,” tegas Sekda.

Penanganan darurat saat ini terus dilakukan. Alat berat milik Dinas PUPR dan BPBD dikerahkan untuk membersihkan material lumpur, batu dan kayu yang menutup akses jalan utama Lubuk Sikarah – Arosuka.

Sejumlah ruas jalan masih sulit dilalui kendaraan. Kondisi beberapa jembatan penghubung antar nagari di sekitar Arosuka juga belum dapat dipastikan keamanannya dan masih dalam pemeriksaan petugas PU.

Sekda menegaskan, pemerintah saat ini memprioritaskan tiga hal: Evakuasi warga, pencarian korban hilang, dan pembukaan akses jalan.

“Pendataan kerusakan secara menyeluruh akan kami lakukan setelah kondisi di lapangan memungkinkan dan cuaca membaik,” katanya.

Hingga berita ini ditulis Selasa pagi (22/9/2026), hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur kawasan Solok. BPBD mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan di Arosuka dan Gunung Talang untuk segera mengungsi ke tempat aman guna mengantisipasi banjir susulan dan tanah longsor.

VIDEO SHARE;

(Nz. Koto / NKRIpost)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved