Hercules A-1328 TNI AU Kembali Mendarat di Banjarbaru, Bawa 500 Koli APD Bantuan Kemhan untuk Perkuat Penanganan Karhutla Kalsel
Diterbitkan Minggu, 6 September, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST BANJARBARU – Dukungan TNI Angkatan Udara dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan terus digencarkan. Pesawat angkut berat Hercules TNI AU A-1328 kembali mendarat di Apron Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, pada Sabtu (05/09/2026).
Kedatangan pesawat tersebut membawa dukungan logistik penting untuk memperkuat keselamatan dan kesiapan personel yang bertugas di garis depan pemadaman.
Berdasarkan data penerimaan logistik, Hercules A-1328 membawa 500 koli Alat Pelindung Diri (APD) yang merupakan bantuan dari *Kementerian Pertahanan RI. Selain itu juga diangkut 2 koli masker dari Pusat Kesehatan (Puskes) TNI AU.
Setibanya di Lanud Sjamsudin Noor, seluruh bantuan langsung diterima oleh personel Lanud dan segera dilakukan pendataan untuk didistribusikan kepada tim gabungan penanganan Karhutla di berbagai titik rawan di wilayah Kalimantan Selatan.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., menegaskan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam setiap operasi penanganan Karhutla.
“Kondisi di lapangan sangat ekstrem. Personel kita berhadapan langsung dengan asap tebal, panas, dan medan yang berat. Dukungan APD dan masker dari Kemhan RI dan Puskes TNI AU ini sangat penting untuk melindungi kesehatan dan keselamatan mereka, sehingga tugas pemadaman dapat dilaksanakan secara maksimal,” tegas Danlanud.
Danlanud juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan RI atas respon cepat dalam memenuhi kebutuhan logistik para petugas.
Lebih lanjut, Kolonel Hilman memastikan Lanud Sjamsudin Noor akan terus berfungsi sebagai hub utama dukungan transportasi udara untuk operasi Karhutla di Kalsel.
“Lanud Sjamsudin Noor akan terus memastikan dukungan transportasi udara, penerimaan logistik, maupun kebutuhan operasional lainnya berjalan dengan baik. Sinergi dan koordinasi dengan Kemhan, Mabes TNI, Polri, BNPB, BPBD, dan Pemerintah Provinsi Kalsel akan terus kami perkuat,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan udara memiliki peran krusial untuk memastikan kebutuhan operasional terpenuhi secara cepat, terutama saat kondisi di lapangan membutuhkan tambahan logistik dan perlengkapan secara mendesak.
BACA JUGA:
Gakkum Kehutanan Sulawesi Gerebek PETI di Mobungayom Bolmong
Kehadiran Hercules A-1328 dengan membawa dukungan APD dan masker menjadi bukti bahwa penanganan Karhutla di Kalsel dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya melalui pengerahan personel, pesawat water bombing, dan operasi pemadaman, tetapi juga dengan memastikan perlengkapan keselamatan serta kebutuhan pendukung tersedia tepat waktu.
Hingga saat ini, TNI AU bersama unsur terkait masih terus siaga untuk mengantisipasi perluasan titik api di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. *(Pen Lanud Sjamsudin Noor)
