Ajukan ke Pemkab Belum Terealisasi, Warga Ciherang Ciamis Patungan Perbaiki Jalan Rusak Secara Mandiri
Diterbitkan Senin, 3 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST CIAMIS – Warga 7 RT di Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar) rela merogoh kocek sendiri untuk memperbaiki ruas jalan kabupaten yang rusak parah. Aksi gotong royong secara swadaya itu dilakukan demi memastikan aktivitas warga tetap berjalan lancar.
Ruas jalan yang diperbaiki merupakan akses utama penghubung Desa Ciherang ke Desa Ratawangi. Kondisinya sudah berlubang dan rusak sejak lama.
Kepala Desa Ciherang, Anjar Andriana membenarkan aksi swadaya tersebut. Ia menyebut perbaikan berawal dari inisiatif masyarakat yang kemudian difasilitasi pemerintah desa.
“Kami mengundang 7 ketua RT untuk bermusyawarah mencari solusi atas kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Dari hasil musyawarah itu muncul kesanggupan dari 7 RT untuk menggali swadaya di masing-masing lingkungannya,” jelas Anjar, Senin (3/8/2026).
Warga secara patungan mengumpulkan dana untuk membeli material. Dana itu digunakan untuk menambal lubang-lubang jalan.
BACA JUGA:
Jalan Desa di Kelurahan Linggasari Ciamis Rusak Parah, 4 Kali Pengajuan Tak Kunjung Ada Realisasi
Terbentur Status Jalan Kabupaten
Anjar menjelaskan, pemerintah desa sebenarnya tidak bisa mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.
“Jalan ini sejak tahun 2023 sudah berubah statusnya menjadi jalan kabupaten. Sehingga untuk perbaikannya sudah tidak bisa lagi menggunakan anggaran Dana Desa,” katanya.
Pihak desa juga sudah mengajukan permohonan perbaikan ke Pemerintah Kabupaten Ciamis, namun hingga kini belum ada realisasi.
“Karena kewenangannya sudah di kabupaten, anggaran desa tentu tidak bisa kita alokasikan di sana,” pungkasnya.
Perbaiki 550 Meter dengan Batu Cabluk
Perbaikan dilakukan warga di Dusun Ciherang dan Wanasari. Panjang jalan yang ditangani kurang lebih 550 meter*.
Metodenya dengan pengerasan menggunakan batu cabluk dan pasir screen, lalu dipadatkan menggunakan alat berat stoom walls.
Atas aksi spontanitas tersebut, Anjar mengapresiasi tinggi semangat gotong royong warganya. “Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah peduli,” ujarnya.
Warga berharap perbaikan yang dilakukan bisa menjadi solusi sementara. Mereka juga menantikan perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah agar ruas jalan kabupaten itu bisa diperbaiki secara permanen.
“Semoga dengan adanya aksi ini, pemerintah kabupaten bisa segera turun tangan. Kami butuh jalan yang aman dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari,” harap salah satu warga.***
