NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Sadis!! Gegara Maling Sawit Dianiaya Hingga Tewas di Rumah Sakit Rimbo Bujang II

Listen to this article

Diterbitkan Jumat, 27 Juni, 2025 by NKRIPOST

Ahmad Fahri bersama orang tua korban

NKRIPOST BUNGO – IMAM KOMAINI SIDIK, pria 38 tahun, warga Plasmen PTPN V Desa unit 6 rt 25, Kec Rimbo bujang, Kabupaten Tebo Jambi meninggal dunia diduga akibat pengaiayaan. Berawal info dari medsos dan ahirnya media nkripost bersama tim turun menemui beberapa warga tempat kejadian unit 6 rt 25 Desa Mekar Kencana tempat kejadian hari kamis 20-06-2025.

“Kejadian tersebut pada hari rabu malam kamis tgl 19-06-25 dini hari, info inipun kami dapat setelah keesokan harinya pak, kamis sekira jam 11 wib.” Kata beberapa warga, mengungkapkan kejadian tersebut berawal.

Setelah mendapat keterangan dari beberapa warga, nkripost bersama tim bergegas nemui Kadus, namun sayangnya kadus tidak ada di rumah, dan akhirnya istri kadus tersebut, memberi keterangan yang sama dari beberapa warga. Nkripost bersama tim sempat menyampaikan salam untuk kadus kepada istrinya seraya meminta nomor kontak hp Kadus agar dapat dihubungi untuk berkomunikasi dalam kejadian tersebut.

Tidak sampai disitu, nkripost bersama tim, pada hari yang sama lansung menemui orang tua korban yang bertempat tinggal di plasmen ptpn 6 Rindu (Rimbo dua) yang tidak berapa jau dari rumah Kadus atau tempat kejadian perkara dan, dikarnakan ibu korban masi karyawan ptp n 6 makanya mereka tinggal di perumahan ptp n 6 plasmen. Setiba di rumah duka, nkripost bersama tim di sambut baik oleh kedua orang tua dan ada juga adik kandung korban bernama Ahmad Fahri.

Singkat dalam pertemuan tersebut, Ahmad Fahri adik kandung Almarhum mewakili
orang tuanya menceritakan atas kejadian terhadap kakaknya.

“Iya pak benar ada terjadi penganiayaan terhadap abang saya Imam komaini Sidik atas kejadian yang sangat mengenaskan itu ahirnya abang saya meninggal dunia di rumah sakit rimbo bujang II,” ungkapnya.

Dan saat ini 1 orang tersangka sudah di tahan di polsek kecamatan Rimbo bujang yang bermarga Harianja, saya kurang yakin pak kalau pelaku hanya 1 orang, apalagi pas tengah malam kejadiannya, jadi kami pihak keluarga berharap kepada kepolisian polsek kec Rimbo bujang polres tebo untuk memberikan yang seadil-adilnya atas kejadian ini.

” almarhum meninggalkan 2 orang putra pak yang saat ini mau daftar ke SMP si abangan dan adiknya masi di sd, inilah yang
membuat keluarga kami sangat terpukul pak.” Ujar Ahmad Fahri.

“Sudah 4 kali dari pihak yang diduga pelaku datang ke rumah kami pak, untuk mediasi perdamaian namun bapak dan ibu serta kami sekeluarga bulum ada membuka hati, kami hanya berharap masala ini biarla berlanjut ke hukum biarla hukum yang bicara” Lanjut Ahmaf Fahri.

“Untuk info selanjutnya kami berharap rekan media hubungi aja PH kami pak Hendri Saragi, SH yang sudah menerima kuasa dari keluarga kami tanpa membayar ( gratis ). Dan kami keluarga sangat berharap pada PH kami agar masala ini terbuka secara terang juga adil,” tutup Ahmad Fahri.

Saat berita ini tayang Nkripost belum sempat konfirmasi pihak APH dan pengacara Hukum korban.

( Erwin. Siregar ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved