NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Bupati Dan DPRD TTU Didesak Segera Periksa Kades Taunbaen Soal Pengadaan Barang Diduga Fiktif!

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 13 Mei, 2025 by NKRIPOST

Kantor desa Taunbaen

NKRIPOST, KEFAMENANU – Semenjak pemerintah pusat menganggarkan dana Desa ratusan juta hingga miliaran rupiah di setiap Desa banyak kekeliruan yang lakukan oleh Kepala Desa. Dana Desa yang seharunya diperuntukan untuk kepentingan masyarakat akan tetapi disalah gunakan oleh oknum Kades dan perangkat desa demi kepentingan pribadi semata.

Masyarakat menilai kelakukan aparat Desa saat melakukan perencanaan tidak sesuai dengan bukti fisik di lapangan. Mulai tahun 2020-2024 hampir semuanya data fiktif tidak sesuai dengan RAB Desa. Keluhan itu disampaikan langsung perwakilan masyarakat Desa Taunbaen Kecamatan Biboki Utara Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Adapun tuntutan yang disampaikan masyarakat kepada Team Media Nkripost.co saat di lokasi wawancara;

  • 1. Pengadaan Rontok 10 unit dengan harga per unit 16 juta yang beli barang murahan alias KW tidak berlebel dengan harga per unit 3 juta semuanya diakses lewat oline. Yang melakukan pemesanan Kepala Desa Taunbaen bukan dari perangkat desa
  • 2. Pengadaan Tangki semprot anggaran DD 2024 dinilai fiktif
  • 3. Pengadaan benang atau bantal dikelola oleh istri Kades tidak ada transparansi kepada masyarakat bahkan nama-nama dicoret seenaknya oleh Ibu Kades
  • 4. Pengadaan bibit padi oleh Kades Taunbaen tidak ada kejelasan dan keterbukaan kepada kelompok tani (Poktan)
  • 5. Rehab Kantor Desa dari ADD 2024 sampai saat ini belom kelar dinilai pekerjaan fisik tidak sesuai RAB
  • 6. Banyak program kerja dari 2020-2024 termasuk pembuatan WC sehat 12 unit serta bibit perlu di perta bibit padi segera di dipertanggungjawabkan
  • 7. Motor dinas disalahgunakan oleh keluarga Kades Taunbaen plat merah di copot unit di pake untuk keperluan pribadi keluarga
  • 8. Pembangunan WC sehat 6 unit belom dikerjakan anggaran Desa tahun 2024. Dinilai anggaran telah habis di pake oleh Kades dan koleganya.
  • 9. Setiap kali pembanguan fisik di Desa Taunbaen Kades sendiri yang melobi dengan CV-nya sendiri yaitu CV Satria termasuk pekerjaan fisik.

“Kami masyarakat Taunbaen meminta kepada Bupati TTU Valentinus Kebo, Inspektorat, Kejari, DPRD, Dinas PMD segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan audit Kepala Desa,” tegas perwakilan masyarakat Desa Taunbaen yang tidak mau menyebutkan namanya, Senin (12/5/2025).

Dirinya berharap keluhan masyarakat di Desa Taunbaen Biboki Utara segera direspon dan ditindaklanjuti oleh Pemda TTU, DPRD, dan Aparat Penegak Hukum (APH). Sebab temuan ini sudah pernah di sampaikan kepada Inspektorat TTU akan tetapi pihaknya tidak merespon.

“Kami masyarakat dan BPD Taunbaen berharap Pemda TTU, DPRD dan APH segera periksa Kepala Desa Carles Amsikan terkait penyalahgunaan dana APBDES dari tahun 2020-2024,” pintanya.

Terpisah, saat dikonfirmasi oleh awak media Kepala Desa Taunbaen Carles Amsikan menepis, menurutnya apa yang diadukan oleh masyarakat tidak benar. Bahkan ia meyakinkan diri semua peralatan ada sementara di pake oleh masyarakat. Semua aduan itu dianggap tidak sesuai dan semata-mata mencari popularitas.

“Kalau itu fiktif itu laporan mereka saya punya pekerjaan ada semua. Masyarakat pake tidak apa-apa laporan itu tidak benar mereka hanya cari sensasi saja” ujar Kades Taunbaen saat dimintai keterangan sambil menutup wawancara, Selasa (13/5). ***(Lau Kaza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved