Dinas Pendidikan Labuhanbatu Sudah Belanjakan Pengadaan Smart Secreen Interactive di Tahun 2024, Namun Belum Difungsikan
Diterbitkan Selasa, 29 April, 2025 by NKRIPOST

NKRIPOST.CO, LABUHANBATU – Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara sudah belanjakan pengadaan smart secreen interactive ditahun anggaran 2024 untuk sekolah rujukan google yang menggunakan dana sebesar Rp 1.758.000.000 untuk SMP dan SD sebesar Rp 732.500.000 di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara namun belum difungsikan.
Dari penulusuran wartawan, Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu tahun 2024 memberikannya kepada salah satu SMPN yang berada di Kecamatan Rantau Selatan dan di Kecamatan Bilah Hulu, sedangkan untuk SDN diberikan kepada salah satu SDN di kecamatan Rantau Selatan.
Seperti yang diungkapkan RA br Hasibuan kepala sekolah SMPN 1 Rantau Selatan yang sekolahnya menjadi salah satu sekolah rujukan sekolah Google menyebutkan. “Sepengetahuan saya, ada tiga sekolah yang menjadi rujukan sekolah Google, dua SMPN dan satu SDN”,ujarnya menjawab wartawan.
Untuk sekolah yang dipimpinnya, mendapatkan enam unit tv digital sejenis smartsecren. “Kami hanya penerima barang, sehingga tidak mengetahui spesifikasi jenis barang, apakah sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).Sekolah kami mendapat enam unit tv smartsecren, seperti yang berada diruang guru itu” ucapnya sambil menghunjuk kearah tv layar datar berukuran cukup lebar diruang guru.
Terpisah, Supiani Kepala SMPN 1 Bilah Hulu menerangkan, kalaupun sekolahnya sudah menerima enam unit tv sejenis smartsecren untuk pembelajaran digital, tetapi belum dapat digunakan karena terkendala beberapa faktor, diantaranya gedung atau bangunan yang belum ada.” Belum digunakan, karena gedung belum ada dan jaringan wi fi belum dapat menjangkau keseluruh ruang kelas yang ada” ujarnya.
Dijelaskannya, sekolahnya menerima enam unit tv smart secreen, tetapi dirinya belum mengetahui spesifikasi dan merk apa yang diterima dan peralatan lain sebagai pendukung smartsecren untuk pembelajaran digital.”Kita mendapat enam unit tv sejenis smartsecren. Kalau remote kontrol ada”,ujarnya menjawab wartawan.
Sedangkan untuk SDN 10 Kecamatan Rantau Selatan yang disebut sebut sebagai salah satu penerima smartsecren, kepala sekolahnya belum dapat ditemui.”Ada pak, jumlahnya saya lupa, sekarang disimpan di ruang perpustakaan.Guru yang bertugas di perpustakaan tidak hadir, jadi tidak bisa kita lihat. Kepala sekolah lagi rapat dan tidak bisa dihubungi” ujar salah seorang guru yang di temui wartawan diruang guru sekolah dimaksud.
Sebelumnya, wartawan sudah mengirimkan surat konfirmasi tertulis kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara terkait pengadaan smartsecren, namun sampai saat ini belum dijawab.(ACD)
