NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Di Negara Ini Lulusan S2 Cuma Jadi Tukang Sapu, Ini Penyebabnya!

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 14 November, 2023 by NKRIPOST

Ilustrasi lulusan S2 di India yang menjadi tukang sapu (Freepik)

NKRIPOST JAKARTA – Lulusan S2 yang ada di India hanya bisa jadi tukang sapu saja, hal itu merupakan salah satu dampak dari krisis pengangguran yang terjadi di India.

India merupakan negara dengan jumlah populasi terbanyak di dunia. Menurut Statista, dari tahun ke tahun India selalu diuntungkan dengan distribusi usia penduduknya, di mana jumlah penduduk usia muda dan produktif itu selalu lebih banyak.

Dilansir dalam video YouTube Sepulang Sekolah, 13 November 2023, biasanya jika suatu negara memiliki jumlah usia produktif yang tinggi, maka akan menjadi suatu keuntungan, dengan begitu jumlah tenaga kerja akan semakin banyak dan produktivitas akan meningkat.

Namun ternyata berbeda dengan negara India. Di India jumlah usia produktif yang tinggi tersebut malah menimbulkan masalah baru yaitu pengangguran.

Menurut Center for monitoring Indian ekonomi (CMIE) sebanyak 45.8% populasi usia produktif yang memiliki umur 25 tahun ke bawah di India menganggur.

Hal tersebut sangat disayangkan karena SDM pemuda tidak dimanfaatkan untuk kemajuan ekonomi dan malah jadi beban negara saja.

BACA JUGA:

Pengukuhan Pengurus Kornas THS THM Periode 2023-2026 ‼️

Bara Airlangga For Prabowo Gibran Lantik Para Komandan Wilayah Se DKI Jakarta, Ini Tekad Ketum Alex!

Mengenal Indranas Gaho, Koordinator Nasional THS-THM 2023-2026

Adapun beberapa penyebab krisis pengangguran yang terjadi di India adalah sebagai berikut:

1. Populasi yang semakin menambah namun lapangan pekerjaan sedikit

Populasi masyarakat India yang terus naik namun tidak banyak lapangan pekerjaan yang menambah jumlah karyawannya, sehingga persaingan untuk mendapatkan pekerjaan akan semakin susah bahkan gelar dan pendidikan seseorang sama sekali tidak menjamin.

Umumnya orang mengejar pendidikan dan gelar dengan harapan agar bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus. Namun di India memiliki gelar saja tidak ada gunanya dan akan tetap menganggur, berbeda jika seseorang memiliki keterampilan yang spesifik.

Menurut laporan dari Centre for Sustainable Employment di Azim Premji University, disebut kalau tingkat pengangguran di kalangan berpendidikan yang ada di India jauh lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Jadi banyak pekerjaan yang sebenarnya bisa dilakukan sama siapapun tanpa memandang gelar dan pendidikan itu malah dikerjakan sama sarjana atau bahkan sampai doktor.

Seperti contohnya banyak lulusan S1 dan S2 yang menjadi tukang sapu, satpam, pelayan, supir, dan sebagainya.

2. Kualitas pendidikan yang biasa-biasa saja

Banyak universitas yang ada di India masih memiliki kualitas yang belum terlalu bagus, kebanyakan mahasiswa sama sekali tidak diajarkan keterampilan-keterampilan yang akan dibutuhkan di dunia kerja.

Mereka hanya diajarkan teori dan dasar-dasarnya saja dan tidak banyak prakteknya, selain itu banyak juga kampus yang asal lulus aja, mahasiswa langsung diberikan nilai yang besar walaupun sebenarnya nilai tersebut tidak sesuai dengan kemampuan mahasiswa tersebut.

Baca Juga: 3 Brand skincare lokal ini kompak dukung Palestina: Bukan hanya sekadar simbolik semata, namun siap untuk aksi nyata

3. Lulusan S1 dan S2 masih mengandalkan pekerjaan dari pemerintah

Menurut Newlands Magazine karena di sektor swasta tidak ada yang cocok, maka kebanyakan para pencari kerja mengandalkan pekerjaan yang ada di sektor pemerintah seperti PNS atau pekerjaan kecil yang ada di bawah kantor pemerintahan.

Tahun 2021 sampai 2022 ada 18,5 juta orang yang melamar kerja di pemerintah pusat India, namun sayangnya yang diterima kurang dari 40 ribu orang saja.

Oleh karena itu banyak lulusan S1 dan S2 yang ikut melamar pekerjaan kecil seperti tukang sapu dengan tujuan agar bisa memiliki pekerjaan dan penghasilan.***

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved