Kado Cantik Buat Sang Kapten Bupati Epyardi Asda, Kabupaten Solok Pantas Jadi yang Terbaik
Diterbitkan Senin, 30 Januari, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST, SOLOK – Bupati Solok, Capt. H Epyardi Asda Dt. Rajo Lelo M.Mar belum genap dua tahun memimpin Kabupaten Solok. Ia dilantik sebagai Bupati Solok pada tanggal 26 April 2021 oleh Gubernur Sumatera bapat, Mahyeldi Ansharullah. Epyardi Asda tampil memimpin Kabupaten Solok dengan Visi/misi “ Mambangkik Batang Tarandam, Menjadikan Kabupaten Solok yang Terbaik di Sumatera Barat.”
Epyardi Asda, mulai memimpin Kabupaten Solok pada saat kondisi Kabupaten Solok berada level terendah di Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan data dari beberapa sumber secara umum ada beberapa indikasi yang menunjukan Kabupaten Solok berada level terendah, di antaranya : rangking Kabupaten Solok dalam bidang pendidikan pada waktu itu, berada pada kisaran urutan ke 16 dari 19 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat. Kemudian, kepatuhan terhadap standar pelayanan Publik, Kabupaten Solok berada pada level merah, berada pada posisi angka 42,50, menurut penilaian Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat.
Tidak hanya itu, di awal Kepemimpinan Epyardi Asda, Kabupaten Solok tercatat sebagai Kabupaten dengan angka Stunting tertinggi di Sumatera Barat. Berdasarkan data dari Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) , Pada tahun 2021 Kabupaten Solok tercatat dengan angka Stunting tertinggi, dengan posisi angka 40,1 persen.
Sebagai seorang mantan Kapten Kapal, yang telah pernah merasakan pahit getirnya hantaman badai dan gelombang di lautan luas, Epyardi Asda bertekad merubah kondisi miris dan memprihatinkan itu, menjadi sebuah senyuman yang indah dan gelak tawa untuk masyarakat Kabupaten Solok. Ditambah lagi pengalamannya sebagai anggota DPR RI selama 3 periode, Epyardi Asda segera menyusun strategi untuk mewujudkan impian dan tekadnya menjadikan Kabupaten Solok Yang terbaik di Sumatera Barat.
Langka pertama yang dilakukan Epyardi Asda menata kembali seluruh Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ). Selanjutnya Epyardi Asda membangkitkan semangat seluruh ASN kabupaten Solok untuk bekerja dengan penuh motivasi, inovatif, dan kreatif. Epyardi menanamkan kepada seluruh ASN, supaya melaksanakan tugas dengan penuh disiplin.
Dalam menggerakkan ASN, Epyardi Asda menggaungkan sebutan, “ Solok Super Tim.” Berkali-kali Epyardi Asda pada setiap kesempatan selalu mengatakan, “ Di dunia ini tidak ada yang namanya Superrmen, yang ada hanya Super Tim, Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Bisa. Saciok Bak Ayam, Sadanciang Bak Basi, Ringan samo dijinjiang, barek samo dipikue.”
Semenjak itu, setiap Organisasi Perangkat Daerah, di bawah naungan Solok Super Tim mulai bekerja. Mulai dari penataan organisasi, melengkapi peralatan kantor, dan meningkatkan kuwalitas pelayanan terus dipacu.
Bupati Epyardi Asda selalu menegaskan, “ Pelayanan Publik di Kabupaten Solok harus baik, berada pada zoba hijau, Angka Stunting harus turun, dan Ekonomi masyarakat harus tumbuh dengan baik.”
Berbagai upayapun dilakukan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah. Dan di akhir tahun 2022 pun hasilnya mulai kelihatan. Nama Kabupaten Solok kembali mengapung, baik di tingkat Sumatera Barat, maupun di Tingkat nasional.
Setiap Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) berupaya memberikan pelayan yang terbaik bagi masyarakat. Bahkan kerjasama dengan Ombudsmanpun dilakukan, guna memberikan bimbingan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memberika pelayanan kepada masyarakay terus membaik dan bermutu.
Seiring dengan itu, upaya penurunan angka stunting pun terus dipacu.
Dibawah koordinator Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, konvergensi stunting pun bergerak pada setiap OPD. Berbagai kegiatan dilakukan sesuai dengan pembagian tugas yang telah dituangkan dalam Gugus Tugas penanganan Stunting yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Solok.
Kampanye penurunan stunting gencar dilakukan. Pemberian gizi yang cukup bagi ibu hami dan anak balita terus dilaksanakan. Tidak hanya itu, pemantauan berkala terhadap Ibu hamil beresiko tinggi dilakukan sampai ke tingkat Jorong oleh kader Posyandu.
Selaiin itu juga dilakukan penimbangan missal terhadap anak balita, by name by adres, dan dari hasil penimbangan itu diketahui angka stunting Kabupaten Solok pada tahun 2021 hanya sebesar 16,2 persen.
Kini Tahun 2022 telah berlalu dan tidak akan kembali lagi. Bak kata pepatah, “ Hasil biasanya tidak akan mengkhianati usaha.” Upaya Bupati Solok, Epyardi Asda dalam mambangkik Batang Tarandam, Menjadikan kabupaten Solok menjadi yang Terbaik di Sumatera Barat, mulai membuahkan hasil.
Nama Kabupaten Solok kembali menjadi topik pembicaraan, karena beberapa prestasi yang bisa dicapainya. Seperti adanya Badan Usaha Milik Desa dari Kabupaten Solok, yaitu BUMDESMA Sambilan Nagari Kecamatan X Koto Diatas yang dipercaya mewakili Sumatera Barat ke Tingkat Nasional, dan malah menjadi nominasi untuk kandidat juara Tingkat nasional, dalam rangka peringatan BUM Desa Nasional di Bintan.
Prestasi terbaru yang berhasil digaet di awal tahun 2023 adalah Kabupaten Solok di bawah kepemimpinan Epyardi Asda mendapatkan 2 prestasi yang membanggakan, bahkan boleh dikatakan spektakuler di mata publik.
Dikatakan demikian karena prestasi yang membanggakan ini, belum pernah didapatkan sebelumnya.
Prestasi pertama yang disabet, dan merupakan “ Kado Cantik untuk Sang Bupati,” Epyardi Asda di awal tahun 2023 adalah, Kabupaten Solok mampu mendapatkan sertifikat dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat Dan Kabupaten Solok menjadi Kabupaten terbaik dalam penanganan Stunting tahun 2022 di Provinsi Sumatera Barat.
Dari hasil yang dirilis oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, pada tahun 2022, kepatuhan Kabupaten Solok terhadap Standar Pelayanan Publik, berada pada 88,73, atau sudah berada pada zona hijau.
Bupati Solok, Epyardi Asda pun diundang khusus oleh Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Sumatera Barat untuk datang ke kantornya guna mendengar langsung dari Bupati tentang kiat yang telah dilakukan sehingga Kabupaten Solok menjadi yang terbaik di Sumatera Barat, dalam kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik dengan angka 88,72.
Meskipun, kalau dilihat angka yang diperoleh Kabupaten Solok, masih di bawah Pemerintah Kota Payakumbuh dengan nilai 89,45 dan Pemerintah Kota Padang Panjang dengan nlai 89, 25, namun prediket terbaik yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Solok tidak hanya dari sisi angka yang diperoleh yaitu 88,72 itu, tetapi adalah adanya lonjakan yang sangat signifikan dari angka 68,80 pada tahun 2021 melejit menjadi 88,73 pata tahun 2022. Dilihat dari angka-angka itu, ada kenaikan 19, 93 digit pada tahun 2022.
Dari besarnya angka kenaikan itulah Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, menyatakan Pemerintah Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat. Karena Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya juga ada yang naik, namun tidak sebesar yang didapat oleh Pemerintah Kabupaten Solok.

BACA JUGA:
Kabupaten Solok Terima Penghargaan Pelaksanaan Audit Kasus Stunting (AKS) Terbaik Tahun 2022
Bupati Solok Terima Piagam Kepatuhan Terhadap Standar Pelayan Publik Oleh Ombudsman RI
Jika dilihat dari sisi peringkat, Pemerintah Kabupaten Solok mampu naik dari peringkat ke 12 pada tahun 2021 menjadi peringkat 3 pada tahun 2022.

PENILAIAN OMBUDSMAN
2021/2022
No – Kabupaten/Kota – 2021 – 2022 – Nilai – Kwalitas – KET.
- Kota Payakumbuh – 86,34 – 89,45 – A – Tertinggi – 3,11
- Kabupaten Dharmasraya – 81,76 – 88,67 – A – Tertinggi – 6,91
- Kabupaten Pasaman – 78,85 – 83,64 – B – Tinggi – 4,79
- Kabupaten Pasaman barat – 78,78 – 65,59 – C – Sedang – 13,19
- Kabupaten Tanah Datar – 76,31 – 88,11 – A – Tertinggi – 11,80
- Kabupaten Sijunjung – 75,25 – 81,33 – B – Tinggi – 6,08
- Kabupaten Padang Pariaman – 75,31 – 78,20 – B – Tinggi – 2,89
- Kota Pariaman – 74,39 – 85,35 – B – Tinggi – 10,96
- Kota Padang – 72,94 – 82,55 – B – Tinggi – 9,61
- Kota Solok – 71,75 – 79,41 – B – Tinggi – 7,66
- Kota Padang Panjang – 69,87 – 89,25 – A – Tertinggi – 19,38
- Kabupaten Solok – 68,80 – 88,73 – A Tertinggi – 19,93
- Kota sawah Lunto – 66,60 – 78,64 – B – Tinggi – 12,04
- Kota Bukittinggi – 65,35 – 77,33 – C – Sedang – 11,98
- Kabupaten Agam – 62,86 – 84,16 – B – Tinggi – 21,30
- Kabupaten Pesisir Selatan – 54,73 – 80,71 – B – Tinggi – 25,98
- Kabupaten Solok Selatan – 54,68 – 78,34 – B – Tinggi – 23,66
- Kabupaten 50 Kota – 46,92 – 80,87 – B – Tinggi – 33,95
19 Kepulauan Mentawai – 40,02 – 80,40 – B – Tinggi – 40,38
Berdasarkan data dari hasil penilaian Ombudsman Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, walaupun Kabupaten Solok berada pada urutan ke tiga pada tahun 2022, namun peningkatan atau lompatan nilai yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Solok, di atas Kabupaten Kota lainnya secara sangat signifikan, yaitu 19,93.
Selanjutnya, kabar gembira, yang juga merupakan “ Kado Indah” untuk Sang Kapten adalah Kabupaten Solok tercatat sebagai kabupaten terbaik dalam penanganan Stunting di tahun 2022.
Berdasarkan hasil survey SSGI mencatat angka persentase prevelansi stunting Kabupaten Solok adalah 24,2.
Jika dibanding dengan tahun 2021 yang berada pada angka 40,1, terdapat penurunan prevelansi stunting paling signifikan dialami Kabupaten Solok sebesar 15,9 persen. Kabupaten Solok, Pantas jadi yang terbaik. (Nazwirman).
