NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Anies Baswedan Di Nilai Capres Bohong-bohongan, Ini Alasannya?

Listen to this article

Diterbitkan Minggu, 6 November, 2022 by NKRIPOST

Anies Baswedan

NKRIPOST JAKARTA – Sejak di deklarasikan menjadi Calon Presiden (Capres) Partai Nasdem pada tanggal (3/10/2022) lalu, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus bergerak menunjukkan keseriusan maju menjadi calon presiden dengan melakukan konsolidasi ke seluruh Indonesia.

Hal tersebutpun ikut menarik perhatian pakar Komunikasi Politik Prof. Tjipta Lesmana saat diskusi via zoom, Kamis (3/11/2022) terkait lima syarat yang harus dipenuhi oleh seorang calon presiden yang baik di Indonesia.

Dia sempat menyinggung calon presiden Anies Baswedan yang menurutnya masih belum memenuhi salah satu syarat.

Tjipta menyebut syarat pertama yang harus dimiliki calon presiden yakni popularitas. Dia menilai aspek yang paling penting untuk menjadi presiden di Indonesia adalah popularitas.

“Yang pertama calon cukup populer, cukup dikenal, kalau nggak dikenal ‘maaf ini siapa ya, ini tokoh dari mana? Nggak pernah dengar saya’, cukup populer, very important. Jadi pertama harus populer, cukup famous namanya di kalangan bangsa,” kata Tjipta dikutip detiknews, Minggu (6/11/2022).

Tjipta mengungkap syarat kedua yakni memiliki partai yang memenuhi syarat presidential threshold 20 persen. Dia menyebut Anies Baswedan sebagai salah satu capres yang diusung NasDem belum memenuhi syarat ini.

“Kedua umumnya harus punya partai ya, kalau nggak punya partai jangan bermimpi lah, apa lagi kita ada Presidential Threshold atau PT 20,2% kalau nggak salah. Ini sampai sekarang Anies Baswedan calon presiden, calon presiden bohong-bohongan, dia partainya belum ada dia, partainya NasDem, NasDem nggak sampai 10%, tidak memenuhi syarat. Dia mesti koalisi minimal 3 partai, santer-santer sejak awal koalisi dengan AHY demokrat, terus PKS, ini yang PKS,” ucapnya.

Prof. Tjipta Lesmana

BACA JUGA:

Fantastis, Anies Hibahkan Triliunan Rupiah Ke Ormas Tapi Pinjam Rp 180 M Untuk Formula E.

PKP Kalahkan KPU, Ketum: Kami Bukan Partai Kemarin Sore

Ironis, Anies Baswedan di Ujung Masa Jabatan Disebut Melakukan Langkah Memalukan Dengan Menjilat Ludah Sendiri, Ingkar Janji

Tjipta mengatakan syarat ketiga yakni calon presiden harus pintar dan berkarakter. Selain itu, yang tak kalah penting, kata dia, calon presiden harus memiliki modal untuk menghadapi Pemilu.

“Kemudian doku, bahasa Betawinya doku, terutama di Indonesia, anda nggak punya duit tidur lah, jangan mimpi jadi presiden di Indonesia, di luar negeri juga gitu, very expensive, mahal sekali, mahal sekali. Waktu anda calon presiden harus keliling dari Aceh sampai ke Merauke keliling-keliling, jual kecap ya keliling, memang nggak pake duit? Naik pesawat kan. Untuk jadi presiden di sini saya kira Rp 10 T harus disiapkan,” ujarnya.

Selain itu, Tjipta juga menyebut keterampilan dalam berkomunikasi politik juga penting. Menurutnya, komunikasi politik harus dimiliki oleh calon presiden di Indonesia.

“You must have a brilliance political communication skill, Anda setiap capres harus memiliki kemampuan ‘kompol’ atau ‘komunikasi politik’. Kompol ini amat sangat penting, kalau mau jadi presiden kan mesti kampanye kan, kampanye keliling-keliling, kampanye menggunakan kompol, komunikasi politik,” tuturnya.(Tim)

VIDEO REKOMENDASI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved