Erles Rareral Minta Kejari Flotim Usut Tuntas Anggaran Nakes 5,6 M yang Belum Dibayar Pemda Flores Timur
Diterbitkan Jumat, 4 November, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST LARANTUKA – Aksi Seribu lilin yang di lakukan Oleh para ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSUD Larantuka mendapat perhatian dari Seluruh kalangan termasuk salah satu pengacara Kondang Jakarta Asal Kota Pancasila Nusa Tenggara Timur, Erles Rareral SH, MH, Jumat (4/11/2022).
“Kejaksaan Negeri Larantuka segera Usut Tuntas Pemda Flotim yang tidak membayar 5,6 Hak Nakes yang semestinya sudah di alokasikan oleh Kemenkes RI.” Ujar Erles Rareral.
Hal tersebut disampaikan Erles Rareral menanggapi keluhan para Nakes di Kabupaten Flores Timur usai melakukan aksi seribu lilin di depan RSUD Larantuka Dr. Hendrikus Fernandez.
“Saya dihubungi oleh warga Larantuka bahwa hak kami tidak di bayar Pak Erles, Pak bantu kami dulu, Pemda Flotim caplok hak kami tenaga medis sehingga 5,6 belum terbayar sampai saat ini,” Ucap Erles Rareral menirukan Ucapan salah satu Tenaga medis, Jumat (4/11/2022).
Mendapatkan keluhan dari tenaga medis yang demikian, Erles Rareral kemudian dengan tegas meminta Kejaksaan Negeri Flores Timur (Kejari Flotim) untuk segera mengusut tuntas anggaran untuk tenaga medis yang di sebut Parkir di Pemerintahan Kabupaten Flores Timur.
“Saya minta secara tegas agar Pihak Kejaksaan Negeri Larantuka segera Usut sampai tuntas Pemerintah Daerah kabupaten Flores Timur yang tidak membayar hak Nakes 5,6 M.
itu adalah merupakan hak mereka, ada apa?.” tanya Erles Rareral dengan nada tegas.
BACA JUGA:
Kembalikan Kerugian Negara, Erles Rareral Tegaskan Jaksa Segera Sita Rumah Para Koruptor
Direktur RSUD Larantuka Diperiksa Tipikor Polres Flotim
Ratusan Nakes RSUD Larantuka Gelar Aksi Seribu Lilin, Tuntut Pemkab Flotim Bayar 5,6 M
Buntut Aksi Seribu Lilin, Erles Rareral Desak Pemda Flotim Segera Bayar Tenaga Medis RSUD 5,6 M
Advokat Erles Rareral SH MH.
Diberitakan sebelumnya, Advokat Erles Rareral meminta Pemerintah Kabupaten Flores Timur harus berani dan keluar untuk menjelaskan kemana uang itu dipakai sehingga Tenaga Kesehatan (Nakes) tahu serta masyarakat kabupaten Flores timur tidak gaduh seperti ini.
“Loh ini uang 5,6 M bukan daun pisang,” Tegas Erles Rareral kepada Awak media dengan nada kesal.
Advokat Erles Rareral kemudian mempertanyakan management tata kelola pemerintahan daerah Kabupaten Flores Timur.
“Kasihan para Nakes yang adalah Garda terdepan sudah berjuang mati-matian untuk mengurus kita semua masa hak dan uangnya tidak di bayar, Manajemen macam apa ini. Bisa urus tidak tata kelola keuangan Pemerintahan Daerah, tolong di bayar pada Nakes 5,6
Itu hak mereka,”Tandas Erles Rareral.

BACA JUGA:
Ratusan Nakes RSUD Larantuka Gelar Aksi Seribu Lilin, Tuntut Pemkab Flotim Bayar 5,6 M
Camat Di Banyumas Bentuk Relawan Penjaga Janda, Begini Penjelasannya.
Kembalikan Kerugian Negara, Erles Rareral Tegaskan Jaksa Segera Sita Rumah Para Koruptor
Meski demikian Erles Rareral berharap para Tenaga Kesehatan untuk tetap melakukan tugasnya melayani pasien.
“Harapan saya bagi teman-teman tenaga Medis jangan putus asa apalagi sampai tidak masuk kerja. Tetap bekerja seperti biasa.” Harapnya.
Pengacara kondang asal Kabupaten Ende yang kini berpraktek di Kota Jakarta ini berkomitmen akan mendampingi Para Nakes untuk memperjuangkan hak hak nya yang belum di tuntaskan Pemerintah Kabupaten Flores Timur.
“Saya Erles Rareral SH MH akan hadir selalu bersama saudara-saudari sekalian di Bumi Reinha Rosari Larantuka untuk memperjuangkan hak-hak saudaraku sekalian,”Tutup Erles.(RS)

