Senyum Bahagia Warga Terima Bantuan Tunai Yang Di Salurkan Koramil Benowo
Diterbitkan Sabtu, 16 April, 2022 by NKRIPOST

Nkripost, Surabaya – Senyum bahagia warga terpampang saat menerima Bantuan Langsung Tunai bagi pedagang kaki lima, warung dan nelayan yang di luncurkan Pemerintah melalui TNI. Sebanyak 3.332 orang menerima bantuan tunai untuk Pedagang Kaki Lima Warung dan Nelayan (BTPKLWN) dari Pemerintah di Koramil 0830/06 Benowo, Sabtu (16/4/2022).
Jumlah tersebut bagian dari target 15.000 sasaran penerima bantuan di wilayah Kodim 0830/Surabaya Utara.
Danramil Benowo 0830/06 Mayor Inf. Prasetyo Edi Tunggal mengatakan, bahwasannya Hari ini kita distribusikan bantuan dari pemerintah berwujud uang tunai 600 ribu kepada warga masyarakat yang sesuai kriteria yaitu Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan.
BACA JUGA:
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Resmikan Rumah Restorative di Kelurahan Babat Jerawat
Dukuh Mulyo Mukti RW 02 Jadi Duta Lomba Kampung Pancasila
Dari koramil 0830/06 Benowo Surabaya Utara ada 3.332 warga yang berhak menerima dan ini akan di bagikan secara bertahap untuk 8 Kelurahan diwilayah Kecamatan Benowo dan Pakal.
“Jadi syarat utama bagi yang mendapatkan BTKLWN sesuai dengan kriteria itu contoh dia pedagang kaki lima, warung dan nelayan yang memang terdampak akibat pandemi covid-19, jadi semua sudah terdata oleh babinsa berkoordinasi dengan para Ketua RT RW diwilayah 8 Kelurahan termasuk dari aparat pemerintah baik dari kelurahan maupun kecamatan,” tegas Danramil.
“Terima kasih, bantuan ini sangat diharapkan oleh masyarakat. Terutama kondisi sekarang minyak goreng yang harganya mahal dan kebutuhan sembako yang cukup tinggi di masa-masa Ramadhan dan nanti menjelang hari raya. Pelibatan TNI-Polri menjadi penting, sehingga bantuan dari pemerintah bisa segera sampai ke masyarakat,” ,” ujar Camat Pakal Tranggono Wahyu Wibowo.
Lebih lanjut Kompol Bambang Eko Sujarwo Kapolsek Pakal mengatakan , dengan adanya bantuan tunai untuk pedagang kaki lima, warung yang melayani sangat membantu sekali masyarakat, sesuai dengan visi misi pemerintah bahwa untuk saat ini kita harus mengangkat ekonomi kerakyatan.
Harapannya dengan bantuan Rp. 600.000 per orang minimal akan menggerakkan kembali roda ekonomi yang selama ini terpuruk karena dampak pandemi Covid-19. Yang mungkin selama 2 tahun juga perekonomian susah dengan adanya bantuan ini, minimal sedikit banyak akan bisa membantu ekonomi kerakyatan.
(Widji)
