NKRIPOST

TAJAM DAN TERPERCAYA

SELAMAT DATANG  
MEDIA NKRI POST
TAJAM TERPERCAYA

Pemda Ende Dinilai Lamban Perhatikan Warga Korban Bencana Banjir Tiga Desa Di Ndona

Listen to this article

Diterbitkan 22 Januari, 2022 by NKRIPOST

Nkripost.co, Ende – Akibat hujan deras yang mengguyur kabupaten Ende propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari yang lalu, telah menyebabkan kerusakan sarana pemukiman warga dari 3 desa di pesisir selatan Kecamatan Ndona, yakni Desa Wolotopo, Desa Wolotopo Timur, dan Desa Ngalupolo

Disaksikan media ini pada Jumat 21/01/2021 Sebanyak 10 kepala keluarga yang menjadi korban dari bencana dimaksud, Unit TAGANA di bawah naungan Dinas Sosial Ende menyalurkan bantuan bahan pangan berupa Beras Empat Mata, Biscuit Malkys dan Ikan Kaleng (Sarden).Jumad (20/01/2022).

Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) dan anggota Tagana kabupaten Ende Antonias Mbia, kepada media ini menyampaikan bahwa bantuan kepada 10 KK dari 3 Desa Wolotopo Timur, Ngalupolo dan Wolotopo, kami melihat dari sisi bencana yang dialami yang tertimpa di masyarakat, membantu mereka untuk bagaimana untuk mengatasi kembali.

“Harapannya bahwa Agar masyarakat tetap selalu berhati – hati dalam situasi kedepannya karena dengan situasi saat ini curah hujan masih tinggi di wilayah kita,” ujarnya.

BACA JUGA:

Banjir Akibat Sepekan dilanda Hujan Deras, Akses Jalan 3 Desa Di Kabupaten Ende Putus Total

Sementara itu Sekcam Ndona dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini Bantuan berupa stimulus, jadi yang menerimanya itu bantuan benar – benar dimanfaatkan, ”

“saya atas nama pemerintah kecamatan Ndona mengucapkan terima kasih kepada Tagana karena sudah memberikan bantuan masyarakat yang tertimpa mudah – mudahan dengan bantuan ini kita terbantu.”Imbuhnya.

Dalam kesempatan sama Kepala Desa Wolotopo Timur, Siprianus M. Jirabara, menyampaikan, kehadiran KSB di desanya merupakan panggilan nurani untuk melihat penderitaan sesama, karenanya meskipun seadanya hal tersebut harus mampu menggugah kesadaran pemerintah daerah melalui intervensi anggaran penanganan bencana secara komperhensif.

Karena itu, seruan dari masyarakat di desanya maupun di desa-desa di wilayah selatan Kecamatan Ndona patut dan wajib diperhatikan, mengingat bencana demikian jelas di depan mata. Hal lain yang mesti diperhatikan menurutnya adalah ketersediaan akses jalan menuju desa-desa di selatan yang mempengaruhi segala lini kehidupan.

“Ya, ini panggilan nurani dari KSB, meskipun seadanya. Pemda harus buka mata melalui dinas teknis terkait ketika mendengar keluhan masyarakat, seperti di Ngalupolo, yang mengalami banjir, Karena kami yakin ada pos anggaran untuk bencana. Lalu bagaimana kalau dengan wilayah di selatan yang belum disentuh akses jalan, juga mengalami bencana yang sama, karena itu, hal ini harus dilihat dari keseluruhan artinya akses ke selatan ini harus dipercepat agar penyerapan bantuan tepat” Ungkapnya.

Sipri kemudian menyentil respon pemda yang begitu cepat terhadap persoalan perpipaan milik PDAM Ende, melalui intervensi anggaran, meskipun ada alternatif sumber mata air lainnya, sementara bencana yang dialami di desa seperti di Ngalupolo dan Sokoria juga membutuhkan respon yang cepat pula. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami