Defisit Anggaran, Beberapa Proyek Pemerintah Daerah Barsel Terancam di Pangkas

Defisit Anggaran, Beberapa Proyek Pemerintah Daerah Barsel Terancam di Pangkas

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
BAGIKAN :
Jaya Wardana. AP, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Barito Selatan

NKRI Post, Barsel/Kalteng – Beberapa proyek Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan terancam di pangkas beberapa proyek yang sedang berjalan, dikarenakan defisit anggaran dengan total sebesar 58 milyar dari Rp 985 494 991.104,- anggaran APBD murni Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Hal itu akui oleh Jaya Wardana sebagai Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda ) kabupaten Barito Selatan ketika di jumpai media NKRI Post Kabiro Barsel, selasa 28/9/21) di ruang kerja nya .

“Sesuai PMK nomor 17 tahun 2021 kemarin sebesar 8 persen dari pagu total anggaran kita Rp 985 494 991 104,- APBD murni daerah sebesar 41 milyar untuk penanganan dan pencegahan covid pandemi.’ucapnya.

Ketika di singgung media dengan ada nya informasi selain refocusing 41 milyar dari pagu anggaran yang ada, ada lagi informasi bahwa pemerintah daerah telah mendapatkan sanksi atas kelambatan merefocusing 8 persen di setiap SKPD tersebut sanksi berupa pemotongan dana DAU sebesar 17 milyar.!.

Jaya Wardana membenarkan hal itu ada nya pemotongan 17 milyar melalui dana DAU.

Tambahnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan akan berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Barito Selatan.

“walaupun ada nya defisit anggaran kami akan berupaya untuk defisit terjadi ini, dengan skema ngutang ke pihak ketiga yaitu Bank untuk menutupi defisit nya anggaran dengan meminta persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Ucapnya.

BACA JUGA:

Rutan Buntok Ikuti Penguatan Kehumasan Bersama Kakanwil Kemenkumham Kalteng

Lanjut, di singgung oleh media NKRI post , terkait skema wacana daerah ngutang melalui pihak ketiga (Bank) tanpa di dukung kesepakatan bersama antara dewan dengan eksekutif, sementara proyek pemkab masih berjalan dan pada September masih terlihat di lakukan pelelangan sementara daerah defisit anggaran.?

Jaya Wardana AP, menjelaskan dengan tegas upaya Pemkab menutupi defisit tersebut.

“Satu – satunya jalan adalah memangkas proyek proyek yang sedang berjalan” Pungkas nya jaya Wardana .

(Tif)

Diterbitkan Pada Oktober 1, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami