SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Perkebunan Teh PTPN VI Kayu Aro Kerinci Seumpama Akan Tinggal Namanya Saja

NKRIpost.co Kerinci | Jambi – Perkebunan Teh PTPN Vl Kayu Aro Kerinci seumpama tinggal nama karena disana sini kebun tersebut terlihat sangat sambraut bagaikan tidak di rawat lagi, begitu juga dengan tanaman kopi dan percobaan tanaman bawang putih pertumbuhannya bagaikan kerakap tumbuh diatas batu, hidup segan mati tak mau.

Seperti pantauan media ini kamis 18 Feb 2021 perkebunan teh yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PTPN VI yang terletak di bawah kaki Gunung Kerinci Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, tidak indah lagi di pandang mata, beberapa area kebun teh tersebut seperti dibagian tengah dan sekitarnya, di area tersebut kebun teh terlihat sangat sambraut, seolah tidak pernah di rawat lagi, yang tampak tanda bekas dipetik, dan di area tersebut terlihat teh tumbuhnya kerdil, tidak indah lagi dipandang, yang jadi pertanyaan apakah negara tidak menyediakan anggaran untuk perawatan kebun tersebut.

BACA JUGA:

Keharmonisan Petinggi Bupati dan Ketua, Wakil Ketua DPRD Kerinci di Pertanyakan

Seperti untuk pemupukan, penyemprotan penyubur, jikalau anggaran untuk pemeliharaan ada tentu perlu dipertanyakan dikemanakan anggaran tersebut kok kebun tidak kelihatan bekas adanya pemeliharaan.
Perlu dilakukan kroscek dari pihak BUMN terhadap PTPN VI sebagai pelaksana anggaran di perkebunan tersebut.

Menurut sumber salah satu kariawan PTPN Vl yang menyampaikan pada media ini bahwa lima tahun belakangan ini PTPN VI selalu mengalami kerugian,kalau dilihat keadaan kebun teh dan kopi saat ini ya pantas perusahaan selalu rugi.
Kebun teh tersebut laksana tidak terurus maka berani disebut kebun banyak yang semak belukar ,maka bisa disebut sambraut ,kenapa kebun milik BUMN seperti kebun tak ber tuan.

Dua kali pihak pengelola kebun PTPN VI Ketika hendak di temui media ini melalui asisten aset dan Humas KAMYANTO tentang banyak hal yang berkaitan dengan perkebunan mulai dari permasalahan sewaan sampai masalah hubungan dengan Pemerintahan.

Karena beberapa bulan yang lalu ketika PTPN VI masih dijabat oleh Hery Kurniawan pernah menyampaikan beberapa insan pers bahwa pihaknya akan menyampaikan kegiatan perusahaan secara transparan terutama tentang kendala yang di alami perusahaan.
Seperti adanya HGU yang ditanami sayur mayur oleh warga, kemudian kenapa ada HGU yang disewakan untuk tanaman sayur,apa ini nggak aneh sebuah perusahaan milik negara tak sanggup lagi berjalan.

Tanda tanya yang terjadi di perusahaan ini semenjak perkebunan lepas dari pemerintah Belanda ,kebun teh tersebut sangat indah di pandang bagaikan hamparan permadani terbentang luas di kaki gunung kerinci, sekarang disana sini sebagian besar teh tersebut sudah tumbuh kerdil.
Untuk lebih jelasnya media ini akan terus memantau tentang kemajuan kebun teh bermutu terbaik didunia yang bertempat di Kayu Aro Kerinci Jambi.  (Harman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar