SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

DPD Pengajian Al-Hidayah Aru, Gelar Musyawarah Daerah Ke-IV

NKRIPOST | Kepulauan Aru, Maluku – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV, Bertempat di Aula Penginapan Suasana Baru Perek Pantai, Jalan Ali Moertopo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Senin (15/02/21).

Musyawarah Daerah DPD Pengajian Al-Hidayah tersebut menggusung Tema “Dengan Musda ke-IV Pengajian Al-Hidayah Memiliki Peran yang Sangat Strategis Dalam Meningkatkan Kualitas Muslimah di Era Digitalisasi”

Musda Pengajian Al-Hidayah dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Aru, Kapolres Kepulauan Aru, Kapolsek Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Danlanal Aru, Ketua DPD Partai Golkar, Ketua KAHMI Aru, Korda BKPRMI Aru, WKRI Kepulauan Aru, Ketua MUI Kepulauan Aru, Kementerian Agama Kepulauan Aru, Ketua Fatayat Kepulauan Aru, Ketua Jalasenastri Kepulauan Aru, dan Ketua PHBI Kepulauan Aru.

Dalam sambutannya, ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Maluku, Dr. Eka Dahlan Uar M.Si menyampaikan, Misi yang ingin di capai oleh Pengajian Al-Hidayah adalah meningkatkan nilai-nilai Keagamaan bagi kaum muslimah di Indonesia khususnya Kepulauan Aru sesuai dengan syariat Islam, serta meningkatkan khualitas ke-Islam-an di seluruh aspek kehidupan. Seperti di Bidang Dakwah, Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Ekonomi dan pelestarian lingkungan.

“Kita Mengharapkan, Kerja sama yang baik dengan Pemerintah Daerah dalam rangka ikut mendukung peran perempuan Al-Hidayah sebagai Penggerak perubahan,” Ungkapnya.

“Di samping itu, semangat untuk membangun dan giat dalam bersosialisasi dengan masyarakat adalah menjadi wujud ekpresi dan peran perempuan Al-Hidayah di era digital kini, sebab Al-Hidayah merupakan Organisasi Perempuan yang di dirikan Partai Golkar pada tanggal 05 Oktober 1979, ini menjadi Ikon gerakan perempuan Al-Hidayah secara Historis dan sekaligus menjadi pemantik Perubahan di era kekinian. Supaya ditanamkan dalam diri,” Ujarnya.

Bukan hanya eksis di media sosial seperti WhatsApp, Facebook dan Instagram saja. Kata Eka, tetapi bagaimana dapat memberikan kontribusi terhadap Daerah dan Masyarakat di Kepulauan Aru yang kita cintai bersama, ini harus dijadikan prinsip, Harapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *