SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Punya Potensi “Dikategorikan Sungai Batu Gatih Hilir Kerinci Desa Tertinggal”

NURSAL S. sos

NKRI POST.CO, Kerinci/Jambi – Ratusan juta rupiah dari anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dari tahun 2015 hingga saat ini yang telah dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui Pemerintahan Kabupaten, dengan tujuan pemerdayaan Desa di seluruh Indonesia, diprioritaskan manfaatnya untuk pemerdayaan,  pembangunan dan kesejateraan Masyarakat.

Serta penanggulangan kemiskinan, yang dituangkan dalam rencana kerja pemerintah Desa setempat untuk pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur agar tercapainya azas manfaat dan kemakmuran Rakyat, Namun ditengah-tengah gencarnya pembangunan, masih tercatat di salah satu Desa Sungai Batu Gantih Hilir, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, dikatagorikan desa tertinggal.

Hal itu di ungkapkan oleh tokoh masyarakat, sekaligus Staf intelijen, LSM BPPK RI (NURSAL S. sos) 25 – 01 – 2021, yang akrab dipanggil buya gusnur itu, berkomentar keras mengkritisi, “Kenapa bisa Desa Sungai Batu Gantih Hilir, di kategori Desa tertinggal,
bila dibandingkan dengan Desa desa tetangga di Kecamatan lain, memang terdengar sedih Kecamatan Gunung Kerinci, yang mempunyai empat orang Anggota Dewan namun masih ada Desa yang belum tersentuh olehnya, ada 4 catatan penting yang menjadi PR nantinya, siapapun yang terpilih menjadi pemimpin didesa tersebut dan harus mampu membawa perubahan, ungkap LSM BPPK-RI NURSAL S. sos kepada awak media ini.

Ditambahkan, NURSAL ( 20/1/2021) miris dan kecewa, kita melihat sistem birokrasi yang dibangun oleh Pemerintah Desa Sungai Batu Gantih Hilir, yang telah sudah, “dengan tidak keterbukaan dan transparan kepada masyarakat apa lagi dengan kalangan LSM dan wartawan.

Di sisi lain Kita salut dan bangga dengan Kecamatan Gunung Kerinci, yang mempunyai potensi, banyak putra-putra terbaik khususnya Desa Sungai Batu Gantih Hilir/Mudik tokoh hebat seperti wartawan, LSM, pengacara, dan akademisi, namun belum mampu menetralisir, agar pelaksanaan pembangunan bisa berjalan dengan baik, diakui oleh NURSAL jikalau bercerita ketertinggalan sungai batu gantih hilir kita meminjam istilah “BAK MENEPUK AIR DIDULANG, “TERPERCIK MUKA SENDIRI TERMASUK SAYA SEBAGAI WARGA SUNGAI BATU GANTIH HILIR.  kata Nursal.

Lagi NURSAL, ciri-ciri Desa tertinggal poin pertama tidak tersedianya sarana prasarana kebutuhan air bersih, juga belum mampu membangun rumah ibadah (MASJID),  padahal kita semua tau Masyarakat Desa Sungai Batu Gantih Hilir, mayoritas orang muslim, kalau bercerita tentang keagamaan, kita masih menginduk dan menumpang Didesa Sungai Batu Gantih dusun induk yang secara administrasi sudah terpisah dan harus mampu berdiri diatas kaki sendiri.
 
Dalam keterangannya NURSAL pada awak media ini (20/1/2021) menekankan lebih keras suatu Desa haruslah memiliki sarana Kantor Desa (Kantor Kepala Desa), gunanya untuk mempermudah peningkatan pelayanan terhadap Masyarakat inilah catatan poin ke tiga yang juga tidak dimiliki Desa Sungai Batu Gantih Hilir.

Lebih jauh diterangkan NURSAL siapapun yang ikut dalam PILKADES 2021 untuk memilih pemimpin yang baru Didesa Sungai Batu Gantih Hilir, harus mampu merangkul kelompok-kelompok kalbu yang berbeda, namun tetap menjalin hubungan silaturahmi dan kebersamaan dalam wadah menuju Desa Sungai Batu Gantih Hilir lebih baik kedepannya.

NURSAL, miris dan kecewa melihat kondisi anak-anak muda yang punya potensi untuk mengembangkan diri dikegiatan beberapa bidang olahraga seperti sepak bola, volli ball, bulu tangkis (badminton), namun sarana dan prasarana belum ada sampai hari ini. Ungkap Nursal. (Harman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed