NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

PPM Cabang Mamuju Pray For Kalukku, Peduli Banjir Bandang danTanah Longsor

Listen to this article

Diterbitkan Jumat, 14 Oktober, 2022 by NKRIPOST

Bencana banjir bandang

NKRIPOST, MAMUJU – Bencana banjir bandang yang menimpa beberapa titik wilayah di kabupaten Mamuju khususnya di kecamatan kalukku Sulawesi Barat menjadi tema perbincangan yaitu “Bencana Ekologis”

Ketua PPM (Pemuda Panca Marga) Mamuju Atri Fadly B, S.H, yang di dampingi oleh Wakil Ketua PPM sekaligus Wadanyon Yudha Putra Muh.Arsyad dan Komandan Pleton Provost Batalyon Yudha Putra Muh.Irfan Labuang Rano bersama dengan Tim PPM Peduli Bencana melakukan Asesmen ke titik lokasi kejadian serta melaksanakan Aksi pembersihan Rumah warga dan Fasilitas umum dimulai pada tanggal 11 s/d 14 Oktober 2022 menyimpulkan bahwa ada beberapa titik parah pada kejadian banjir bandang tersebut namun seutuhnya yang paling urgen dari hasil konsultasi warga yaitu Pembersihan rumah akibat Lumpur tebal, Air Bersih karena banyak saluran yang jebol serta sungai kurang kondusif karena keruh, Air Minum serta makanan karena melihat titik kejadian secara merata agak jauh dari keramaian tempat transaksi jual-beli walau saat ini sudah mulai bangkit dan sedikit kondusif.

Atri Fadly mengatakan banjir ini terjadi akibat cuaca ekstrem dan rusaknya ekosistem. Kerusakan akibat penebangan oleh oknum yang tidak jelas karena beberapa tumpukan kayu yang hanyut dan menyatu dengan tanah berpasir itu lebih kepada hasil penebangan hutan liar yang dimana hasil dari potongan kayu yang sudah di tebang tidak di remajakan kembali maka mengakibatkan sisa hasil penebangan yang masih tersisa akarnya sudah tidak kuat lagi menahan beban hingga rapuh karena sudah tidak berproses lagi seperti biasanya hingga akhirnya di guyur hujan yang ekstrim sehingga terjadi kelongsoran sekitar hutan karena kurangnya kesadaran terkait fungsi dan isi manfaat hutan tersebut.

Untuk itu kiranya menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan di hulu dan hilir sungai, termasuk menjaga hutan mangrove serta beberapa perubahan alih fungsi lahan hutan menjadi pemukiman dan perladangan menyebabkan bagian hulu sungai rusak. Akbitanya air hujan yang turun langsung menuju hilir dengan cepat.

BACA JUGA:

Aliansi Morowali Peduli SulBar Makan Malam Di Dapur Umum Pasang Kayu

Mantan Bendahara BPBD Flotim, DPO Kasus Korupsi Ditangkap

Peringati G30S PKI dan Kesaktian Pancasila, PPM Mamuju Ajak Masyarakat Waspada PKI Gaya Baru

Bencana ekologis Mendendangkan secara gamblang tipe-tipe bencana, manajemen penanganan hingga pemetaan resiko bencana. Menariknya, bahwa semua jenis bencana ada di Indonesia hingga layak disebut Lumbung bencana.

Untuk itu perlunya peran semua lapisan masyarakat untuk membantu pemerintah dan terkhusus Dinas Kehutanan lebih meningkatkan lagi pemantauan serta pengawasan fungsi hutan dalam Menjaga keberadaan kawasan hutan sebagai penampung air sementara. Menjaga air hujan tidak langsung menuju hilir dengan cepat. Dengan begitu bencana banjir dapat terhindarkan ujar atri ketua PPM Mamuju.

(Taerudin.s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved