Pemkab Solok Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila
Diterbitkan Rabu, 1 Juni, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST, ARASUKO – Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke- 77 tahun 2022 melalui Video Conference.
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di pimpin langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo serta diikuti oleh seluruh pejabat negara dan seluruh Kepala Daerah di Indonesia. Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/6/2022).
Adapun tema hari lahir pancasila 1 Juni 2022 adalah “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia.
Tampak hadir mengikuti vidcon tersebut dari Pemkab Solok, Bupati Solok diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Syahrial, MM, Dandim 0309/Solok diwakili Kasdim Mayor Inf. Hendra B. Harioko, Wakapolres Solok Kota Kompol. Joni Darmawan, SH, Kapolres Solok Arosuka diwakili Kabag SDM Kompol Afdimon, Ketua pengadilan Koto baru Bayu Agung Kurniawan, Ketua Pengadilan Agama Rina Eka Fatwa, SH, M. Ag, dan Kepala SKPD dilingkup Pemkab Solok.

Presiden RI, Jokowi dalam amanatnya mengatakan, di Kota Ende, kota yang bersejarah ini, bapak bangsa sekaligus presiden pertama RI, Soekarno merumuskan pancasila yang disahkan PPKI sebagai dasar negara dan mewariskan pancasila bagi bangsa dan negara saat ini.
Kepala Negara juga berpesan bahwa Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia harus di junjung tinggi keberadaan nya. Sebagai warga indonesia untuk selalu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari ini, 1 Juni 2022, kita memperingati Hari Lahir Pancasila di Kota Ende, Nusa Tenggara Timur. Di kota yang sangat bersejarah ini, Bung Karno, proklamator kemerdekaan, Bapak Pendiri bangsa, merenungkan dan merumuskan Pancasila yang kemudian disahkan oleh PPKI sebagai dasar negara dan mewariskan Pancasila bagi bangsa dan negara. Dari Kota Ende, saya mengajak seluruh anak-anak bangsa di manapun berada untuk bersama-sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Presiden.
Kepala negara menyampaikan, Pancasila bukan hanya telah mempersatukan bangsa Indonesia tetapi juga telah menjadi bintang penuntun ketika bangsa Indonesia menghadapi tantangan dan ujian.
“Ini sudah dibuktikan berkali-kali dalam perjalanan sejarah bangsa bahwa bangsa dan negara kita bisa tetap berdiri kokoh menjadi negara yang kuat, karena kita semua sepakat untuk berlandaskan pada Pancasila,” ujarnya.
BACA JUGA:
Bupati Solok Ikuti Vidcon Arahan Presiden RI pada Kegiatan Aksi Afirmasi Gerakan Nasional BBI
Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Sampaikan Pesan Ini
Lantik 15 Pejabat Fungsional, Edy Supriyanta: Jadikan Kabupaten Jepara Bersih, Sehat dan Indah
Presiden pun kembali mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk betul-betul mengamalkan dan memperjuangkan Pancasila.
“Kita wujudkan dalam sistem kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan kita. Kita mengimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan dan juga menjiwai interaksi antarsesama anak bangsa. Inilah tugas kita bersama, tugas seluruh komponen bangsa menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadirannya, dirasakan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia,” lanjutnya.” ucapnya.
Saat ini, dunia masih bergejolak karena pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya berakhir dan diikuti oleh krisis energi dan pangan, serta ancaman kemiskinan ekstrem dan kelaparan. Sebagai pemegang mandat presidensi G20, Presiden Jokowi mengajak seluruh negara maju di dunia, bergotong royong menciptakan kehidupan umat manusia yang lebih baik.
“Membangun sistem kesehatan yang mampu menghadapi krisis di masa depan, serta mengawal transisi menuju energi baru dan terbarukan untuk masa depan dunia yang berkelanjutan, dengan tata kelola dunia yang lebih sehat, lebih damai, lebih berperikemanusiaan dan lebih berperi-keadilan,” ungkapnya.
Di akhir amanatnya, Kepala Negara juga mengajak seluruh pemimpin bangsa untuk menjadi teladan dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila.
“Saya mengajak seluruh pemimpin bangsa, terutama para pejabat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, para pemimpin partai politik, para pemimpin dan tokoh-tokoh ormas, dan para pemimpin-pemimpin lainnya untuk menjadi teladan, menjadi contoh dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila, mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju, mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan,” pungkasnya.***
