Oknum Guru SMP Negeri 7 Bukittinggi Diduga Paksa Murid Belajar di Bawah Pohon, Begini Ceritanya
Diterbitkan Senin, 24 Januari, 2022 by NKRIPOST

Nkripost, Bukittinggi – Salah satu siswi SMP Negeri 7 Bukittinggi, yang di rahasiakan namanya, sebut saja bunga, ia mengalami diskrit di sekolah (SMP N. 7). dalam keterangannya melalui orang tuanya ia menceritakan histori yang di alaminya (bunga Red) nama samaran
Pada saat ujian bulan desember 2021 kemarin, bunga nama siswi SMP N. 7 Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat tidak dapat melaksanakan tugas atau ujian secara daring faktornya siswi tersebut dengan keterbatasan yang ia miliki, seperti tidak memiliki smartphone android bahkan paket data pun terbatas, ironis lagi ia tidak mendapatkan bantuan paket data dari sekolah untuk siswa/i.
Sambungnya di wakili oleh orang tuanya, sewaktu hendak masuk sekolah seusai ujian daring bunga tidak di perbolehkan masuk belajar dengan berbaur sama siswi lainnya dalam ruangan lokal, bahkan oknum guru SMP N. 7 Bukittinggi memberikan sanksi hukuman bagi siswi yang tidak mengerjakan tugas sekolah maka kepada siswa/i menyelesaikannya di luar sekolah atau di pekarangan sekolah bahkan di bawah pohon sekolah.” tuturnya saat memberikan keterangan kepada media.
BACA JUGA:
Awali Tahun 2022, Media Nkripost Temui Wagub Sumbar Audy Joinaldy
Awak media ini mengkonfirmasi wakil kesiswaan SMP N 7 Bukittinggi salah seorang oknum guru yang tidak mau menjelaskan identitasnya saat di konfirmasi melalui sambungan phonselnya ia membenarkan kejadian itu.
“Itu sudah aturan sekolah (SMP N. 7 Bukittinggi).”Tuturnya.
Malah, ia mengatakan “itu sudah kebijakan guru.” Tegasnya.
Saat di tanya apakah ini dari Dinas Pendidikan? Ia menyampaikan bahwa hal tersebut murni kebijakan SMP N 7.
“Bukan ini murni dari sekolah.” ucapnya saat mengakhiri.
Tim/Gusrizal
