Saatnya Memberi Ruang bagi Akademisi dalam Kabinet: Mengapa Dr. Iswadi Layak Dipertimbangkan?
Diterbitkan Jumat, 7 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Di tengah isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang diprediksi terjadi pada minggu kedua Agustus 2026, Korps Pasgibra Nusantara (Kopinus) secara resmi merekomendasikan Dr. Iswadi, M.Pd kepada Presiden Prabowo Subianto untuk dapat dipertimbangkan menjadi Menteri.
Rekomendasi ini disampaikan Wakil Ketua Umum Kopinus, Iwa Kustiwa, saat ditemui di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
“Saatnya memberi ruang bagi akademisi dalam Kabinet. Kami berharap Pak Presiden Prabowo mempertimbangkan Dr. Iswadi untuk masuk Kabinet. Dengan latar belakang beliau, kami yakin putra Aceh ini mampu memberikan ide, gagasan, dan tenaga baru di tengah persoalan bangsa saat ini,” ujar Iwa.
BACA JUGA:
Dr. Iswadi, S.Pd., M.Pd, Sosok Akademisi dan Penggerak Pembangunan SDM yang Layak Dipertimbangkan dalam Kabinet Nasional
Mengapa Akademisi Harus Ada di Kabinet?
Iwa menegaskan, tantangan pemerintahan ke depan tidak bisa lagi hanya diselesaikan dengan pengalaman politik. Diperlukan kepemimpinan yang berbasis ilmu pengetahuan dan visi jangka panjang.
“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, negara butuh kepemimpinan yang mampu membaca perubahan, mengantisipasi tantangan masa depan, dan merumuskan kebijakan berdasarkan data dan kajian ilmiah,” jelasnya.
Menurutnya, agenda besar Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045 seperti ketahanan pangan, hilirisasi industri, transformasi ekonomi, SDM, hingga reformasi birokrasi menuntut kabinet yang tidak hanya piawai politik, tapi juga kuat secara intelektual.
“Sudah saatnya perguruan tinggi dipandang bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tapi sebagai sumber kepemimpinan nasional. Akademisi ditempa untuk berpikir kritis dan menawarkan solusi berbasis bukti. Karakter inilah yang dibutuhkan pemerintahan modern,” tegas relawan pendukung Prabowo-Gibran ini.
BACA JUGA:
Bangsa Kepiting Jadi Alarm, Dr. Iswadi Sebut Prabowo Butuh Semangat Bangsa Lebah untuk Percepat Kinerja dan Wujudkan Janji Kampanye
Rekam Jejak Dr. Iswadi, M.Pd.
Pimpinan Oraganisasi Pendukung Prabowo Gibran ini menilai Dr. Iswadi memiliki kapasitas dan integritas yang dibutuhkan.
Sebagai akademisi, dosen, peneliti, dan penulis, Dr. Iswadi dikenal konsisten di bidang pendidikan dan pengembangan SDM. Ia aktif dalam publikasi ilmiah serta pengembangan pemikiran tentang pendidikan, kepemimpinan, dan pembangunan bangsa.
“Nilai utama seorang akademisi bukan pada gelar, tapi pada cara berpikir sistematis, objektif, dan berani menyampaikan gagasan yang bisa dipertanggungjawabkan. Di saat pemerintah dituntut cepat dan tepat mengambil keputusan, perspektif seperti ini adalah aset berharga,” kata Iwa.
Kopinus juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara politisi, birokrat, dan akademisi seperti yang terjadi di banyak negara maju. “Politisi punya pengalaman praktis, akademisi punya analisis mendalam. Perpaduan keduanya akan melahirkan kebijakan yang berkualitas,” tambahnya.
BACA JUGA:
Dr. Iswadi: Prabowo Masih Paling Kuat di Pilpres 2029, Perebutan Kursi Wapres Justru Paling Terbuka
Bukan Menggantikan, Tapi Memperkaya Kabinet
Iwa menekankan, kehadiran akademisi bukan untuk menggantikan peran politisi. Namun untuk memperkaya proses perumusan kebijakan agar lebih visioner dan tidak hanya berorientasi 5 tahunan.
“Tentu keputusan akhir ada di tangan Presiden. Ini hak prerogatif beliau. Tapi membuka ruang bagi figur akademisi seperti Dr. Iswadi adalah langkah maju menuju tata kelola pemerintahan yang berkualitas,” pungkasnya.
Kopinus sebagai salah satu relawan pendukung Prabowo-Gibran berkomitmen mengawal agar Kabinet Merah Putih tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga unggul dalam gagasan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.***
