DAK Fisik TA 2023 Disdik Labuhanbatu Disebut Mangkrak, DPRD Diminta Gelar RDP
Diterbitkan Selasa, 12 Desember, 2023 by NKRIPOST
NKRIPOST.Co, LABUHANBATU – DPRD Kabupaten Labuhanbatu diminta mengunakan fungsi pengawasannya terhadap penggunaan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pendidikan dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mencari tahu apa penyebab mangkraknya pembangunan gedung Laboratorium, perpustakaan, Jamban, ruang guru dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tahun anggaran 2023.
Permintaan tersebut secara resmi disampaikan beberapa wartawan/jurnalis melalui surat resmi tertanggal 4 Desember 2023 yang isinya meminta agar DPRD Labuhanbatu menggunakan fungsinya pengawasannya untuk mengusut beberapa kejanggalan dan apa kendala sehingga “mangkraknya” proyek pembangunan fisik yang dikelola Dinas Pendidikan
Salah satu kejanggalan tersebut diantaranya, bangunan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang salah satu dindingnya menempel kebangunan lainnya.Padahal anggarannya berdiri sendiri atau tersendiri.
Ponimin anggota DPRD dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota Komis 4 melalui pesan Whatsaapnya membenarkan adanya surat permintaan RDP tersebut, Selasa (14/12/2022).
” Surat permintaan RDP sudah diterima, kita sedang melakukan jadwalnya. Kenapa bisa “mangkrak”, padahal beberapa hari lagi tahun anggaran 2023 akan berakhir” ujar Ponimin.
Dijelaskannya, pihaknya saat ini sedang melakukan reses di daerah pemilihan masing-masing.
“Kita sedang reses, usai reses, kita akan musyawarahkan untuk menentukan jadwal kapan akan gelar RDP” ujar Ponimin.

BACA JUGA:
Proyek DAK Fisik Di Disdik Pemkab Labuhanbatu TA 2023 Terhenti, Menunggu Penyaluran Tahap 3
Heboh Napi Korupsi Dimakamkan di TMP Batu, KPK: Koruptor Kok Dianggap Pahlawan
Kasus Dugaan Mobil Wartawan Dibakar OTK, Polres Labuhanbatu Dipercaya Mampu Ungkap Motif Dan PelakuĀ
Terpisah, Haryanto anggota DPRD dari fraksi Golkar menyebutkan, apa bila dinas pendidikan tidak hadir di RDP tersebut, tidak tertutup kemungkinan kita akan menggunakan hak istimewa untuk menanyakan kejanggalan yang ada.
Seperti yang telah dipublikasikan sebelumnya, tahun anggaran 2023 sudah memasuki bulan Desember, namun proyek pembangunan gedung Laboratorium, perpustakaan, Jamban dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang sumber dananya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pendidikan tahun anggaran 2023 di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pemerintah kabupaten Labuhanbatu pengerjaannya terhenti.
Terhentinya pengerjaan pembangunan gedung dimaksud disebabkan belum dikucurkannya dana lanjutan termin ketiga. Senin (4/12/2023),”Menunggu salur tahap 3, masih proses penyaluran” ujar Ahmad Yani, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pendidikan Labuhanbatu via pesan Whatsaapnya.
Ahmad Yani tidak menjelaskan berapa persen jumlah dana yang sudah diterima kepala sekolah sebagai pengelola anggaran.Namun PPK di Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu itu menyebutkan bahwa masa berakhir pengerjaannya Desember tahun 2023.Kalaupun pembangunan gedung dimaksud tidak dapat diselesaikan sampai akhir tahun,dapat diperpanjang ketahun berikutnya.
“Sampai Desember 2023, kalau tidak selesai dapat diperpanjang.”jelas Ahmad Yani
Dari pantauan wartawan di SDN 18 kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Senin (4/12/2023), pembangunan gedung Laboratorium pengerjaannya sudah terhenti. Padahal, lantai bangunan belum dikeramik, plafon belum dikerjakan, dinding bagian dalam belum diplester/disemen, daun jendela belum ada, jaringan listrik belum ada, dinding luar bangunan belum dicat serta bagian depan gedung juga belum diplester dan batu bata masih terlihat.
Sedangkan bangunan jamban disekolah itu, bagian dalam gedung belum diplester, plafon belum selesai dikerjakan, lantai belum disemen, jaringan listrik belum ada serta saluran pipa air juga belum terlihat.(ACD)
