Bersih dari Narkoba dan HP Ilegal! Lapas Sibolga Gandeng Polres Tapteng dan Denpom I/2 Sibolga Geledah 31 Kamar Hunian Dan Tes Urine
Diterbitkan Jumat, 18 September, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST SIBOLGA — Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga dalam mewujudkan Lapas Bersih dari Narkoba dan Handphone Ilegal (Bersinar) kembali dibuktikan.
Pada Rabu (16/9/2026), Lapas Kelas IIA Sibolga bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melaksanakan razia gabungan besar-besaran menyisir 31 kamar hunian warga binaan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, A.Md.IP., S.H., M.H., dan melibatkan kekuatan penuh jajaran Pejabat Struktural, Staf, dan Regu Pengamanan. Turut memperkuat, Personel Polres Tapanuli Tengah dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/2 Sibolga.
Dalam arahannya sebelum razia, Kalapas Tri Purnomo menegaskan bahwa razia ini bukan sekedar formalitas, tetapi bentuk keseriusan Lapas Sibolga menjalankan *13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto, serta Arahan Dirjen Pemasyarakatan.
“Kami ingin pastikan Lapas Sibolga dalam kondisi aman dan kondusif. Zero tolerance terhadap narkoba, HP ilegal, dan barang terlarang lainnya. Tidak ada ruang bagi pelanggaran di sini,” tegas Tri Purnomo.
Pelaksanaan razia diawali dengan apel kesiapan personel dan pembagian tugas yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Ibnu Taqwim.
Setelah itu, tim gabungan dibagi menjadi beberapa regu dan langsung melakukan penggeledahan menyeluruh. Sasaran meliputi pemeriksaan badan warga binaan, pemeriksaan barang, lemari, tempat tidur, hingga sudut-sudut kamar hunian yang dicurigai menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.
Seluruh proses dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)* Pemasyarakatan, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, tertib, dan menghormati hak serta martabat warga binaan.
Dari hasil penyisiran 31 kamar hunian, petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone ilegal. Petugas hanya mengamankan sejumlah barang-barang yang tidak sesuai ketentuan tata tertib Lapas, seperti sendok besi, pisau cukur rakitan, korek api gas, dan barang-barang lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
“Alhamdulillah, dalam razia gabungan ini petugas tidak menemukan narkoba dan handphone ilegal. Barang-barang yang diamankan hanya barang-barang yang melanggar tata tertib, yang berpotensi mengganggu kamtib,” ujar Kalapas.
Tidak hanya razia kamar, Lapas Sibolga juga melaksanakan pemeriksaan tes urine secara acak terhadap puluhan warga binaan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Hasilnya, seluruh sampel urine yang diperiksa dinyatakan NEGATIF narkoba dan zat adiktif lainnya.
Seluruh barang hasil razia selanjutnya dilakukan pendataan, inventarisasi, dan akan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku dengan dibuatkan Berita Acara Pemusnahan.
Kalapas Tri Purnomo menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan APH dan melaksanakan razia secara rutin maupun insidentil tanpa pemberitahuan.
“Kami akan terus lakukan razia rutin dan insidentil. Jika ditemukan warga binaan maupun petugas yang melakukan pelanggaran, akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Kami ingin pastikan Lapas Sibolga tetap aman, kondusif, bersih dari HALINAR (HP, Pungli, dan Narkoba), dan mendukung keberhasilan program pembinaan,” pungkasnya.
Kegiatan razia gabungan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Warga binaan menyambut baik kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga keamanan bersama di dalam Lapas.
(AVID / Tim) **
