NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

BI NTT Bangun Taman Baca di Perbatasan RI-RDTL, Bupati Willy Lay: Ini Investasi untuk Masa Depan Anak Belu

Listen to this article

Diterbitkan Jumat, 7 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH

NKRIPOST ATAMBUA – Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT menghadirkan ruang literasi baru di wilayah perbatasan. “Teras Bank Indonesia” resmi diresmikan di area Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Belu, Kamis (6/8/2026) malam.

Peresmian dilakukan Bupati Belu, Willybrodus Lay dengan pemotongan pita. Turut hadir Kepala Biro Data dan Sistem Informasi Kemenpar RI, Nova Arisne dan Kepala Perwakilan BI NTT, Adidoyo Prakoso. Peresmian ini bertepatan dengan pembukaan Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 di perbatasan RI-RDTL.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Willy bersama Kepala Perwakilan BI NTT, disaksikan jajaran Forkopimda dan undangan lainnya.

Bupati Willy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BI atas kepeduliannya membangun budaya literasi di Belu.

“Terima kasih untuk BI atas kepeduliannya meningkatkan budaya literasi di Rai Belu dengan membangun taman baca ini. Saya menamakannya Teras Bank Indonesia,” ujar Bupati Willy.

Menurutnya, kehadiran taman baca ini bukan sekadar tempat membaca. Lebih dari itu, ini adalah investasi untuk masa depan.
“Teras ini diharapkan dapat menumbuhkan mimpi, memperluas wawasan, membangun karakter, dan mewujudkan generasi muda Rai Belu yang cerdas dan berdaya saing di masa mendatang,” harapnya.

Bupati Willy juga mengajak seluruh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa untuk memanfaatkan fasilitas ini dan menghidupkan kembali budaya membaca.

BACA JUGA:

Bayar Pajak Daerah Secara Online, Pemkab TTS Tanda Tangani Kesepakatan Bersama Bank NTT

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI NTT, Adidoyo Prakoso mengatakan, “Teras Bank Indonesia” juga berfungsi sebagai pusat edukasi. Masyarakat bisa duduk bersantai sambil mendapatkan informasi tentang uang Rupiah, sejarah Rupiah, dan sistem pembayaran.

“Sebagaimana amanat UU P2SK dan UU Mata Uang, salah satu tugas Bank Indonesia adalah menjaga kelancaran sistem pembayaran, baik non-tunai melalui QRIS maupun tunai,” jelas Adidoyo.

Ia berharap melalui Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, rasa cinta, bangga, dan pemahaman terhadap Rupiah semakin kuat di masyarakat perbatasan.

“Selama beberapa hari ke depan, event ini akan menghadirkan 3 pilar: Garuda Championship, Garuda Edukasi, dan Garuda Entertainment. Tapi tetap tidak meninggalkan aspek edukasi dalam setiap hiburannya,” tambahnya.

Adidoyo juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Belu, Kemenpar RI, dan seluruh komunitas yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Semoga kolaborasi pusat dan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan dapat terus ditingkatkan,” pungkasnya.

“Teras Bank Indonesia” merupakan program BI untuk memperluas akses literasi keuangan dan kebangsaan hingga ke daerah 3T dan wilayah perbatasan. Di Belu, teras ini diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman untuk belajar, berdiskusi, dan menumbuhkan semangat cinta Rupiah.

Peresmian ini menjadi salah satu rangkaian Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 yang bertujuan menggerakkan ekonomi, pariwisata, dan budaya di kawasan perbatasan RI-RDTL.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved