Kopinus DKI Jakarta Apresiasi Pemkot Jaktim Gelar Penguatan Modernisasi Beragama Cegah Radikalisme
Diterbitkan Kamis, 23 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Ketua Korps Pasgibra Nusantara (Kopinus) DKI Jakarta Gustini Komalasari mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) yang menggelar kegiatan Penguatan Implementasi Moderasi Beragama.
Menurut Gustini, kegiatan tersebut sangat penting untuk mencegah penyebaran paham radikalisme, ekstremisme, intoleransi, dan hoaks di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi Pemkot Jakarta Timur yang terus berupaya memperkuat nilai-nilai moderasi beragama. Ini adalah langkah strategis untuk menjaga persatuan dan menangkal paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan,” ujar Gustini, di sekretariat Korps Pasgibra Nusantara (Kopinus) DKI Jakarta, Ruko PGP Blok B2 No. 7, Komplek PIK, RT 05/06 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur, Rabu (22/7/2026).
Ia menilai moderasi beragama menjadi fondasi penting dalam membangun generasi muda yang toleran, inklusif, dan cinta Tanah Air.
BACA JUGA:
Pemkot Jaktim Perkuat Benteng Toleransi Untuk Cegah Radikalisme dan Hoaks
Sebagai organisasi Bantuan Hukum, Kepemudaan dan pembinaan karakter kebangsaan, Kopinus DKI Jakarta siap bersinergi dengan Pemkot Jaktim dalam menyebarluaskan nilai moderasi beragama ke lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Generasi muda harus dibekali pemahaman yang benar tentang keberagaman. Dengan begitu, mereka tidak mudah terprovokasi oleh narasi kebencian maupun hoaks yang beredar di media sosial,” jelasnya.
Gustini menambahkan, melalui penguatan moderasi beragama, diharapkan tercipta ruang dialog yang sehat antarumat beragama sehingga kerukunan di Jakarta Timur dapat terus terjaga.
“Kami mendukung penuh program Pemkot Jaktim. Mari bersama-sama kita jaga Jakarta Timur yang damai, aman, dan harmonis,” pungkasnya.
BACA JUGA:
Pemkot Jaktim Perkuat Benteng Toleransi Untuk Cegah Radikalisme dan Hoaks

Diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Timur memperkuat upaya pencegahan paham radikalisme, ekstremisme, intoleransi, dan hoaks melalui kegiatan “Penguatan Implementasi Moderasi Beragama Angkatan II” di Ruang Rapat Bambu Apus, Gedung Serbaguna Blok C Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu 22/7/2026.
Kegiatan dibuka Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto. Ia menegaskan moderasi beragama adalah kunci menjaga kerukunan di Jaktim yang beragam suku, agama, ras, dan budaya.
“Moderasi beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat Jakarta Timur,” kata Kusmanto.
Menurutnya, keberagaman harus jadi kekuatan, bukan pemecah. Lewat dialog antarumat beragama, diharapkan tercipta keseimbangan antara pengamalan ajaran agama dengan penghormatan hak beragama orang lain.
“Melalui sikap saling menghargai perbedaan, potensi konflik yang dipicu sentimen keagamaan dapat diminimalkan, sekaligus memperkuat kerja sama lintas iman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Kusmanto.
Selain kerukunan, kegiatan ini juga menyatukan visi pembangunan kota melalui kolaborasi pemerintah, ormas, dan tokoh agama di sektor sosial, keagamaan, dan infrastruktur.
Para peserta dibekali pemahaman untuk menangkal ekstremisme, radikalisme, intoleransi, serta narasi kebencian di media sosial.
“Edukasi yang diterima seluruh peserta diharapkan dapat membangun masyarakat yang lebih bijak, inklusif, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan, salah satunya menjaga kondusivitas lingkungan dari ancaman narkoba, hoaks, dan aksi tawuran,” jelas Kusmanto.
Kusmanto berharap kegiatan ini menjamin setiap warga bisa menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan saling menghormati.
BACA JUGA:
Pemkot Jakarta Timur Perkuat Kualitas ASN, Fokus Ke Pensiun, Manajemen Talenta dan RegASN
Kegiatan yang digagas Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jakarta Timur ini diikuti 90 peserta terdiri dari:
– Tokoh agama
– Tokoh aliran kepercayaan
– Organisasi keagamaan
– Pengurus rumah ibadah se-Jakarta Timur
Narasumber yang hadir:
1. Wawan Djunaedi – Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kementerian Agama
2. Nong Darol Mahmada – Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Keumatan dan Keagamaan
Dengan penguatan moderasi beragama ini, Pemkot Jaktim menargetkan terciptanya masyarakat Jakarta Timur yang harmonis, damai, dan tangguh terhadap radikalisme serta disinformasi. ***
