Dinas Pendidikan Labuhanbatu Ditahun 2024, Gunakan Dana Sekitar Sepuluh Milyar Untuk Belanja TIK
Diterbitkan Jumat, 2 Mei, 2025 by NKRIPOST

NKRIPOST.CO LABUHANBATU – Ditahun 2024, Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara menggunakan anggaran lebih sepuluh milyar rupiah gunakan dana sekitar sepuluh milyar rupiah untuk belanja pengadaan peralatan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK) SD dan SMP.
Hal itu diketahui dari Syrup LKPP Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, ditahun anggaran 2024. Untuk pengadaan peralatan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK) SD sebesar Rp 4.000.000.000 dan pengadaan peralatan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK) SMP sebesar Rp 3.750.000.000.
Masih ditahun 2024, ada anggaran yang judul penggunaannya mirip, seperti pengadaan peralatan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK), namun berbeda jumlah anggaran.Untuk pengadaan peralatan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK) SMP sebesar Rp 100.000.000 dengan kode RUP 51403639 dan SD sebesar Rp 700.000.000 dengan kode RUP 51404015.
Anggaran pengadaan peralatan tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK) tersebut diduga dibelanjakan untuk pembelian cromebook yang diberikan kepada sekolah.Untuk SD diberikan 15 unit persekolah dan SMP jumlahnya bervariasi.
Seperti yang dikatakan guru sekolah di SDN 16 kecamatan Rantau Selatan, sekolahnya menerima 15 unit cromebook, satu unit printer, Jum’at (2/5/2024)
“Kami menerima 15 unit sejenis cromebook dan satu unit printer” ujarnya.
BACA JUGA:
Polres Labuhanbatu Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi APBDes Dengan Kerugian Negara Capai Rp740 Juta
Kejari Tahan Dua Pejabat Pudam Tirta Bina Labuhanbatu Terkait Korupsi Pengelolaan Dana Retribusi
Dari yang ditayangkan Syrup LPSE tahun anggaran 2024, ada juga anggaran untuk pengadaan Tekhnologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk SDN 16 Kecamatan Rantau Selatan sebesar Rp 100.000.000 dan pengadaan printer Epson Ecotank sebesar Rp 7.016.250.
Untuk SDN 10 Kecamatan Rantau Selatan yang disebut sebut sebagai salah satu sekolah rujukan google yang menerima smartsecren juga mendapat anggaran untuk pengadaan cromebook Rp 85.000.000.
RA br Hasibuan kepala sekolah SMPN 1 Rantau Selatan yang sekolahnya menjadi salah satu sekolah rujukan sekolah Google menyebutkan, sekolahnya mendapat 30 unit cromebook dan Kasek SMPN 1 Bilah Hulu menyatakan bahwa sekolahnya mendapat 30 unit.(ACD)
