NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Diduga Hamburkan Anggaran, Modus Bimtek Desa Ke Bali

Listen to this article

Diterbitkan Minggu, 8 Desember, 2024 by NKRIPOST

Dede Armansyah,Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor

NKRIPOST BOGOR – Bimbingan Teknis (Bimtek) menjadi dasar utama bagian kegiatan Pemerintah Daerah. Apalagi penafsiran ini disalah artikan bagi penyelenggara Bimtek. Bogor,(8/12/2024).

Seperti halnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor. Melakukan dan mendukung seluruh Kepala Desa Kabupaten Bogor mengadakan bimtek ke kota Bali pada tanggal 3-7 Desember 2024.

Hal tersebut yang dimana para desa pergi ke Bali dalam rangka mempelajari tentang wisata-wisata yang terkenal sebutan pantai Kuta Bali.

Bimtek tersebut, mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit, yang diinisiasi oleh dibawah naungan koordinator selaku penyelenggara yakni Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, Abdul Aziz.

Anggaran Bimtek desa yang tertuang tersebut adalah sebesar Rp 29.000.000.

Yakni rinciannya : untuk Kepala Desa sebesar Rp 15.000.000, Sekdes Rp7.000.000, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rp.7.000.000.

Bimtek tersebut dihadiri sebelumnya ada 209 Kepala Desa di Kabupaten Bogor.

Namun, jumlah Kepala Desa bertambah menjadi 353 yang hadiri Bimtek ke kota Bali.

Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia  ( ADEPSI )Kabupaten BOgor
Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia ( ADEPSI )Kabupaten Bogor

Hal itu menjadi banyak menimbulkan beragam pertanyaan, yang dimana dengan modus Bimtek mereka telah menghambur-hamburkan uang anggaran melalui APBDesa Bagian Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPRD).

BACA JUGA:

Astaga!! Ucok, Oknum Polisi Di Bogor Tega Bunuh Ibu Kandungnya

Duh!! Jembatan Penghubung Desa Hambalang-Babakan Madang di Puncak 2 Bogor Terputus Terbawa Arus Sungai

Dukung MCP KPK, DPRD Kota Bogor Komitmen Hadirkan Pengelolaan Pokir

BHPRD itu sendiri adalah merupakan salah satu sumber dana pembangunan di desa yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Masih banyak aspek provinsi Jawa Barat yang mempunyai potensi-potensi desa wisata yang lebih unggul, daripada berpergian jauh yang menghambur-hamburkan uang negara, uang rakyat.

Menurut Dede Armansyah, selaku Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menyampaikan, kepergian para desa ke kota Bali dalam rangka mempelajari tentang wisata alam yang maju seperti di daerah kota Bali.

“Terkait mengenai anggaran mereka tidak dibiayai oleh DPMD, mereka biaya sendiri dari Apdesi”, ungkap Dede Armansyah.

“Apa yang disampaikan kepada masyarakat anggaran tersebut itu tidak benar dibiayai oleh DPMD,” tambahnya.

Hal itu menjadi sorotan publik. Seharusnya, dibandingkan terlebih dahulu persoalan Bimtek Desa ke Kota Bali.

Rangkaian tersebut diduga hanya sekedar jalan-jalan untuk kesenangan pribadi mereka masing-masing, yang mendompleng mengatasnamakan Bimtek itu.

Apalagi pemandu acara ada Kepala Dinas DPMD Kabupaten Bogor, Renaldi, yang ikut berperan aktif mengiringi kegiatan disana, dan PJ Bupati Bogor mengetahui hal tersebut.

Dikutip dari berbagai komentar netizen melalui laman Instagram @radar_bogor dari @tria***** “Lagi-lagi ke Bali, ga dinsos ga Pemdes, jauh banget ke Bali, Jawa Barat Luas,” ujar netizen.

“Makannya lur, ente pada harus kerja keras, jangan pernah lupa buat bayar pajak, ada mereka yang butuh liburan dan mobil baru..Kalau gak sama kita sama siapa lagi,” tulis netizen.

(M. Fazar Sutiono)

VIDEO REKOMENDASI : 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved