Astaga!! Oknum Karyawan dan Security Diduga Cekik Bahkan Tampar Wartawan Di SMA Negeri 7 Wajo
Diterbitkan Rabu, 28 Februari, 2024 by NKRIPOST

NKRIPOST, SULAWESI SELATAN – Kasus dugaan kekerasan kepada wartawan yang terjadi di SMA Negeri 7 Wajo resmi dilaporkan ke Polres Wajo, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) pada tanggal 26 Februari 2024 pukul 15.00 WITA.
Hal ini diketahui berdasarkan bukti surat laporan polisi dengan laporan polisi nomor: LP/B/27/II/2024/SPKT/Polres Wajo/Polda Sulawesi Selatan.
Berdasarkan surat tanda penerimaan laporan tersebut di ketahui korban bernama Andi Huzaifah merupakan wartawan jurnal8.com yang bertugas di Kabupaten Wajo.
Saat kejadian korban sedang melakukan tugasnya sebagai wartawan dengan mendatangi SMA Negeri 7 Wajo untuk mempertanyakan keberadaan kepala sekolah SMA Negeri 7 Wajo.
Namum pihak sekolah tidak mengijinkan masuk sehingga terjadi pertengkaran. Pada momen pertengkaran tersebutlah seseorang oknum yang diduga sebagai Tata Usaha memukul kepala korban sebanyak satu kali.
Tidak sampai disitu, pada saat korban hendak pulang, seseorang pria yang di duga sebagai security SMA Negeri 7 Wajo sempat mencekik dan memukul sambil mendorong leher korban yang membuat korban menjerit kesakitan.
Andi Sheva selaku Kepala Biro Wajo merasa keberatan atas pengeroyokan tersebut. Menurutnya hingga saat ini bagian leher masih terasa sakit di bagian bekas cekikan mereka, bahkan untuk mengunyah makanan saja masih terasa nyeri.
”Sakit semua badanku dan yang paling terasa di bagian leher jadi kalau mau makan atau mengunyah sesuatu harus perlahan-lahan, dan sampai saat ini saya juga trauma dan tidak beraktivitas mencari berita, takutnya nanti ketemu mereka dan melakukan hal-hal yang lebih nekat,” ujarnya.
Atas laporan tersebut, korban berharap aparat penegak hukum agar segera bertindak tegas demi tegaknya supremasi hukum dan sebagai bentuk perlindungan terhadap wartawan dalam mencari informasi.
“Dengan adanya laporan ini saya berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini kepolisian untuk segera mengamankan para pelaku pengeroyokan agar menjadi efek jera bagi mereka supaya kedepannya tidak ada lagi wartawan mengalami intimidasi seperti kami,” harap Andi Sheva, Selasa (27/02/2024).
BACA JUGA:
Anies Baswedan Singgung Pendidikan: Baru Lulus Jadi Wartawan, Susah itu!
Jokowi Sematkan Prabowo Subianto Jenderal Kehormatan, Sandang Bintang Empat Besok
Gegara Beritakan Judi, Rumah Wartawan Dibakar, Polres Belu Katakan Hal Ini
Secara terpisah, Ketua Forum Jurnalis Investigasi (Forji), Ismail R mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum satpam dan oknum tata usaha terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
”Kami meminta APH untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan agar di proses hukum sesuai dengan peraturan perundangan-undangan di republik Indonesia serta meminta kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel untuk mencopot jabatan kepala SMA Negeri 7 Wajo yang diduga melakukan pembiaran tindak kekerasan kepada wartawan di lingkup sekolah,” Tegas Ismail .
Hingga berita ini ditulis, awak media ini sedang berupaya melakukan konfirmasi langsung ke SMA Negeri 7 Wajo dan Polres Wajo.(Tim).
