Profil Prabowo-Gibran Usung Visi Misi Indonesia Emas 2045
Diterbitkan Senin, 30 Oktober, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka adalah salah satu pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden (bacapres dan bacawapres) di Pilpres 2024.
Prabowo lahir di Jakarta tanggal 17 Oktober 1951, yang saat ini bekerja sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI sejak 2019.
Selain menjabat Menhan, Prabowo juga pernah menjabat sebagai presiden direktur (presdir) di dua perusahaan, yakni PT Nusantara Energy 2002-2029 dan PT Kertas Nusantara 2001-2009.
Sedangkan pasangannya, Gibran Rakabuming Raka lahir di Surakarta tanggal 1 Oktober 1987. Dia saat ini dikenal publik sebagai wali kota Surakarta periode 2021-2024.
Gibran ternyata juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pemuda Cari Cuan sejak 2019-2024.
Prabowo dan Gibran maju sebagai pasangan capres dan cawapres 2024 setelah diusulkan tujuh partai politik (parpol) Gerindra, Golkar, Demokrat, PSI, PBB, dan Partai Garuda.
Di Pilpres 2024, pasangan Prabowo dan Gibran mengusung visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA:
Korps Nusantara: Prabowo Gibran Langkah Pasti Menuju Indonesia Emas 2045
Paslon Prabowo Gibran Selesai Pemeriksaan Kesehatan, Ini 8 Misi Asta Cita
Habib Luthfi Ucapkan Terima Kasih, Prabowo Pilih Gibran Jadi Cawapres
Dikutip dari Twitter @KPU_ID, Senin 30 Oktober 2023, tercatat ada delapan misi yang ditawarkan Prabowo dan Gibran kepada masyarakat.
Pertama, memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan Hak Asasi Manusia (HAM).
Kedua, Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Ketiga, meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.
Keempat, memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Kelima, melanjutkan hirisasi dan industrialisasi untukmeningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
Keenam, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Ketujuh, memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
Kedelapan, memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.***(hops)
