Presiden SIRI Apresiasi Langkah William Aditya Sarana Sidak Proyek PAM
Diterbitkan Minggu, 19 April, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Presiden Suara Independen Rakyat Indonesia (SIRI) Tjandra Setiadji memberikan apresiasi serius atas langkah yang dilakukan Anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana. Langkah tersebut menyoroti persoalan perbaikan alat berkaitan dengan Perusahaan Air Minum (PAM).
Kata Andy, kondisi pengerjaan perbaikan tersebut membuat jalanan menjadi macet. Andy sapaan akrabnya itu menjelaskan bahwa bukan tanpa alasan karena terkesan ada pembiaran yang membuat perbaikan tanpa ada planing waktu yang jelas.
Anggota Komisi A dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, kata Andy, telah melakukan langkah yang tepat dalam melakukan pengawasan atas pengerjaan di wilayah Kalideres itu. Lanjut Andy, pengerjaan PAM betul tidak continu bahkan cenderung dibiarkan. Sebab
“Apa yang diakukan Mas William dalam melakukan sidak di Kalideres, yaitu mengawasi pengerjaan yang tidak terukur dan tanpa adanya kejelasan kapan selesainya. Karena hal itu mengakibatkan jalanan macet, kasian warga,” tegas Andy pada saat memberikan penilaikan langkah William.
Selain itu, lanjut Andy, dampak yang ditimbulkan adalah penampakan yang bisa merusak tata kelola kota. Andy pun meminta pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan dengan serius.
“Sangat disayangkan, perusahaan yang notabene ini milik pemerintah tapi juga mengabaikan kepentingan pemerintah yang lain. Jelas ini memerlukan langkah serius untuk mengatasinya,” tambah Andy.
Andy yang juga Praktisi Hukum itu menilai, ada kesalahan manajemen bahkan bisa mengarah pada kesengajaan. “Sangat disayangkan,” tegas Andy.
BACA JUGA:
Perkuat Ekonomi Rakyat, DPRD Kota Bogor Gencarkan Edukasi Perkoperasian
Andy pun punya keyakinan pihak berwenang lainnya dapat melihat fenomena meninbulkan dampak negatif karena juga mengakibatkan pelanggan PAM tidak mendapatkan haknya.
“Selain berakibat pada kemacetan, kerusakan tata kelola kota, pelanggan PAM tentu juga dirugiak dengan pembiaran yang bisa berbulan-bulan, tak kunjung selesai,” seloroh Andy.
Andy yakin, William kedepan dapat memberikan teguran atas hal yang tidak beres dalam proses hal tersebut.
“Pihak yang seharusnya melakukan sesuai aturan pasti ada yang sengaja membiarkan. Saya sangat berterima kasih pada Pak William,” Pungkas Andy.**
