DPRD Flores Timur: Penjabat Bupati Pulang Saja, Jangan Rusak Tatanan Lamaholot di Flotim
Diterbitkan Selasa, 31 Januari, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST LARANTUKA – Anggota DPRD Flores Timur (Flotim) Fraksi Partai Gerindra, Muhidin Demon menilai Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi saat ini tidak layak untuk dipertahankan hingga Tahun 2024 mendatang.
Menurutnya, Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawah kepemimpinan Penjabat (PJ) Bupati Doris Aleksander Rihi mendapatkan penilaian kinerja yang sangat jauh di bawah standar sesuai penilaian dari Pusat.
Hal tersebut disampaikan Muhidin Demon Saat rapat gabungan komisi DPRD dengan Pemerintah membahas nasib para tenaga kontrak, Senin 30 Januari 2023 di Bale Gelekat Lewotana
Menurut Muhidin Demon, selain karena tidak terbuka membangun komunikasi dengan DPRD soal nasib para Tenaga Kontrak, Muhidin juga menilai Penjabat Bupati Doris Alexander Rihi tidak transparan soal dana sebesar Rp14 miliar uang jasa para tenaga kesehatan di RSUD Larantuka.
“Selain menyisir ulang seluruh biaya program kerja, biaya perjalanan dinas, biaya pokir dewan dan biaya bimtek, maupun dana silpa yang masih harus diaudit itu, saya juga mau menanyakan dana 14 miliar lebih uang jasa para nakes itu,” tegas Muhidin Demon.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pasca turunnya PMK 211 dan PMK 212, Pemda Flores Timur berencana untuk melakukan PHK masal terhadap sebanyak 3071 tenaga kontrak yang selama ini telah terikat kontrak dan bekerja bersama Pemda Flores Timur.
“Terkait kinerja Penjabat Bupati dari Pusat saja menilai Kinerja sangat kurang serta jauh di bawah harapan untuk apa di pertahankan Penjabat Doris Alexander Rihi tersebut,” Urai Muhidin Demon bertanya-tanya.
BACA JUGA:
Adam Betan Wartawan AFBTV Flotim “Kecam” Pj Bupati Blokir Rekan Media: Itu Mental Pengecut
Diduga Hambat Ijin Angkut BBM, Pj Bupati Flotim Blokir Wartawan Saat Dikonfirmasi
lebih lanjut Muhidin menyebutkan bahwa berlarut-larutnya proses pembahasan dalam rapat gabungan komisi pada Rabu 25 Januari 2023 kemarin itu juga tidak terlepas dari sikap Penjabat Bupati Flotim yang seolah-olah ingin mengambil jarak dengan DPRD.
“Bayangkan saja, rapat harus diskors sejak Pukul 14:30, Hingga pukul 18:00 (selama 3,5 jam) hanya untuk tim eksekutif bolak-balik antara Gedung DPRD dan kantor Bupati untuk minta petunjuk penjabat bupati.”
Apa salahnya kalau dia (Penjabat Bupati) sendiri hadir di sini dan memimpin langsung tim Pemda?,” kata Muhidin Demon mengkritisi.
Sikap-sikap seperti itu, menurut Muhidin Demon, membuat Penjabat Bupati Doris Alexander Rihi tidak layak untuk dipertahankan memimpin Kabupaten Flores Timur hingga 2024. “Kalau seperti ini terus, Pejabat Bupati Pulang saja
Jangan merusak tatanan Lamaholot di Flotim,”Tegas Politisi Gerindra Muhidin.
Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi hingga berita ini diturunkan tidak dapat di konfirmasi karena Menutup Akses dengan media alias blokir media sejak awal menjabat di Flores Timur tahun lalu 2022.(tim)
