DPRD Sumut Sorot Markas Narkoba Di Wilkum Polrestabes Medan Tak Tersentuh Hukum
Diterbitkan Kamis, 12 Mei, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST.CO, MEDAN – Anggota DPRD Sumut Zainuddin Purba menyebutkan, meski sudah 8 kali kinerja Polrestabes Medan dan jajarannya disorot media, namun hingga kini barak-barak narkoba tak tersentuh hukum dan masih terang-terangan menjual narkoba di wilayah hukumnya (Wilkum).
“Kita heran, kenapa di Desa Tanjung Pamah sekitarnya, hingga kini begitu bebas menjual dan mengonsumsi narkoba jenis ekstasi dan sabu-sabu,” kata Zainuddin dalam keterangannya Rabu sore (11/5-2022).
Menurut Zainuddin, dengan kondisi pembiaran tersebut, pihaknya khawatir semakin hari semakin banyak kerusakan terhadap generasi muda.
“Tidak hanya dari kalangan pelajar SMA, pelajar SMP juga, baik laki dan perempuan juga sudah banyak yang mengomsumsi narkoba, situasi ini benar-benar mengerikan, khususnya dari kota Binjai dan Langkat,” cetusnya.
Dijelaskan, para orangtua dan keluarga banyak mengeluhkan hal ini dan berbagai asumsi keluar dari pikiran kita.
“Apakah begitu hebatnya para bandar mengamankan Kapolrestabes Medan, sehingga Kapolrestabes Medan tidak bisa berbuat apa apa, atau sengaja memelihara lokasi ini sebagai sumber pendapatan oknum-oknum,” tanyanya.
BACA JUGA:
Polda Sumut Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Sabu 99 Kilogram
Sat Res Narkoba Polrestabes Medan Kembali Grebek Kampung Narkoba 7 Pengguna Ditangkap,Puluhan Mesin Judi Disita
Hanya di lokalisasi itu saja, para penjual narkoba dikabarkan berani pakai loket dan terang-terangan menjajakan narkobanya serta menyediakan tempat mengonsumsinya.
“Karenanya, kita minta Kapolrestabes Medan punya keberanian mengungkap dan menangkap para bandar serta menutup lokalisasi ini,” tegasnya.
Semua mata saat ini tertuju ke lokalisasi itu, karena semakin hari, kerusakan generasi muda semakin banyak serta dampak kriminalnya semakin tinggi.
“Ada satu keluarga di Kota Binjai, suami dan anak-anaknya sebagai pemakai narkoba, sehingga istrinya berharap, ada pertolongan dari dermawan yang bisa membawa suami dan anaknya untuk direhabilitasi,” ujarnya.
Disebutkan juga, ada keluarga juga datang kepada dirinya serta orang-orang gila baru di pinggiran Kota Binjai sudah mulai bermunculan akibat narkoba tersebut.
“Pertanyaannya ? Kenapa mereka aman, bebas dan berani terang-terangan pakai loket lagi para kaki tangan bandar menjual narkobanya ?” lanjutnya.(Selamat Purba)
TONTON JUGA:
