Pelaku Penganiayaan Nakes Bidan di Agats Kini Sudah Diamankan di Polres Asmat
Diterbitkan Senin, 18 April, 2022 by NKRIPOST

Diberitakan sebelumnya, Seorang Tenaga Medis (Nakes) Perempuan di Kabupaten Asmat, inisial FN diserang oleh orang tak dikenal pada Minggu (17/4/2022) pagi di sebuah Klinik Bersalin di jln. Pelabuhan Baru Cemenes, Agats, Asmat Papua.
Akibat dari kejadian tersebut, korban yang merupakan Bidan di Puskesmas Agats ini alami luka sobek pada bagian kepala dan memar di bagian leher.
Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh dari Korban saat ditemui media ini di IGD RSUD Agats, mengatakan Kronologi kejadian tersebut terjadi sekira pukul 07.10 saat situasi di sekitar lokasi TKP sedang sepi.
Ia menuturkan, saat itu dirinya sementara menunggu jam pergantian piket karena kebetulan ia bersama salah satu rekannya mendapat tugas piket malam dari jam 20.00 – 08.00 WIT. Namun pagi itu temannya meminta izin untuk pulang lebih dulu agar dapat mempersiapkan diri mengikuti ibadah Paskah.
Dan saat sediri itulah iba-tiba ia didatangi seorang yang tak dikenal karena mengunakan topeng dan langsung mencekiknya serta mengancamnya untuk diam. Namun ia tetap melawan dan berteriak minta tolong sehingga pelaku memukulnya dengan sebuah Palu di bagian kepalanya yang mengakibatkan luka sobek.
“Dia cekik saya dan minta saya diam. Orangnya pake topeng sehingga tidak kenal,” ungkap FN.
Dikatakan, usai memukulnya, pelaku langsung kabur melarikan diri. Selang beberapa menit baru masyarakat di sekitar datang menolongnya.
BACA JUGA:
Baku Pukul 3 Oknum Anggota TNI-POLRI Di Maluku Sudah Damai
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Papua di Istana Ricuh, Kasat Intel Jakarta Pusat Di Pukul
Dari keterangan yang diperoleh, diduga motif pelaku adalah berniat untuk memperkosa korban yang kebetulan sedang sendirian.
Sebab, saat kejadian itu berlangsung, HP dan barang lainnya tersimpan di atas mejanya namun tidak diambil pelaku. Selain itu, pelaku juga tidak memintanya uang atau harta lainnya. Pelaku cuman memintanya untuk diam sambil mencekiknya.
“Dari tampangnya seperti remaja usia pelajar. Herannya HP dan barang lainnya dia tidak ambil. Dia cuman cekik saya dan minta saya diam,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan tersebut, diduga niat jahat pelaku ini sudah direncanakan sebelumnya. Sehingga ketika ditinggalnya sendirian pelaku langsung beraksi.
