Bupati Solok H Epyardi Asda M Mar Ikuti Langsung Arahan Presiden Jokowi “Bangga Produk Indonesia” di Bali
Diterbitkan Sabtu, 26 Maret, 2022 by NKRIPOST

Menanggapi arahan Presiden Jokowi saat menutup Kegiatan ini mengajak mencintai Produk dalam Negeri, Bupati Solok berkomitmen akan menindaklanjutinya. Jum’at (25/3/2022)
“Dengan membeli produk dalam negeri, UMKM akan semakin tumbuh, dimana Kota Pariaman juga banyak mempunyai UMKM yang berpotensi, dengan berbagai produk yang berkualitas, dan kita nanti akan segera menindaklanjuti arahan Pak Presiden ini,” ucapnya.
Bupati Epyardi Asda menilai arahan Presiden Jokowi perlu segera di Tindaklanjuti. Sehingga dirinya Berkomitmen akan membuat peraturan daerah.
“Dalam waktu dekat akan membuat kebijakan untuk membeli produk buatan UMKM kita sendiri, dimana kita juga akan memfasilitasi produk UMKM dan pengusaha tersebut, untuk dimasukan kedalam e-catalog, dan pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia) nya, nanti akan dipermudah oleh pemerintah pusat,” ulasnya.
“Kita berharap agar para pengusaha dan pelaku UMKM kabupaten Solok, dapat memanfaatkan momentum ini untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk produk di kabupaten solok diaman ini merupakan masuk ke dalam salah satu progul kami di kabupaten solok sektor UMKM, Apabila sudah masuk dalam e-catalog, Epyardi menambahkan maka semua lembaga nasional dan daerah dan juga BUMN, dapat melihat di marketplace, sehingga produk buatan UMKM kita go nasional dan dapat menambah market pasarnya lebih luas,” terangnya.
BACA JUGA:
Kembangkan Sektor UMKM, Bupati Solok Epyardi Asda Tandatangani MoU Bersama SMESCOSMESC
Terakhir Bupati Epyardi berharap dengan kesempatan Arahan Presiden ini dapat dimanfaatkan oleh Para UMKM ditengah Pandemi covid-19.
“Kami merasa ini adalah kebijakan yang sangat pro ke UMKM dan masyarakat, apalagi ditengah Pandemi Covid-19 saat ini, mereka akan sangat terbantu sekali, dan kesempatan ini, kiranya dapat dimanfaatkan oleh UMKM kita dengan baik, yang akhirnya nanti, akan dapat membatasi produk asing atau luar yang masuk ke indonesia,” pungkasnya lebih lanjut.(tim)
