NKRIPOST

TAJAM DAN TERPERCAYA

SELAMAT DATANG  
MEDIA NKRI POST
TAJAM TERPERCAYA

Menuntut Keadilan Kepada Penegak Hukum Mahasiswa ULM Unjuk Rasa

Listen to this article

Diterbitkan 27 Januari, 2022 by NKRIPOST

Hukum Mahasiswa ULM Unjuk Rasa

NKRI POST, Banjarmasin – Unjuk rasa yang digelar di Jl. Tarakan depan kantor Kejati Banjarmasin, di gelar seluruh BEM (Badan Exsekutif Mahasiswa) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan di dukung oleh beberapa universitas di kota Banjarmasin.(27/1/2022)

Para Mahasiswa melakukan aksi unjuk ini untuk menuntut keadilan Tentang Putusan yang tidak sesuai dengan UU KUHP 286 sebagai mana dalam UU tersebut menyebutkan Pasal 286 KUHP berbunyi.

“Barang siapa bersetubuh dengan perempuan yang bukan isterinya sedang diketahuinya bahwa perempuan itu pingsan atau tidak berdaya, dihukum penjara selama-lamanya 9 tahun”undang undang KUHP Pidana.

Unjuk rasa ini menuntut keadilan terhadap mahasiswi Fakultas Hukum ( ULM) yang berinisial DVPS #Justice For DVPS. Mereka mengutuk keras prilaku yang dilakukan oleh oknum kepolisian yang sudah di PTDH. yaitu Bayu Tantomo yang dulu bertugas di Subdit 2 Narkoba Polresta Banjarmasin.
1. Meminta terbuka kepada JPU atas perkara nomor 892/PID.P/2021/PN Banjarmasin
2. Kenapa JPU mengiyakan putusan 2.6 tahun
3. JPU meminta banding diluar masa tenggang lebih dari 7 hari.

Saat ditemui langsung Kapolresta Banjarmasin Komisaris Besar Polisi Sabana Atmojo, S.I.K, MH Mengatakan langsung kepada awak media dan para mahasiswa pengunjuk rasa.

“Kami mempersilahkan aksi penyampaian aspirasi mahasiswa dan harus mematuhi undang-undang yang ada,”ujarnya

“Pada acara aksi ini menurunkan personil gabungan Polresta Banjarmasin, Banjarbaru, Batola dan Banjar sebanyak 561 orang turut serta dalam melakukan pelayanan penanganan dan pengamanan kepada pengujuk rasa “bukan dibubarkan,”ucapnya

“Kalau perlu saya tembak, saya yang menembak duluan kepalanya jika di izinkan, seandainya tidak ada hukum di negara kita,”tegasnya
“Kalau perlu Jabatan saya saya pertaruhkan kalau terdakwa tidak di PTDH,”pungkasnya

Perlu diketahui sebelumnya oknum polisi yang sudah di PTDH Bayu Tamtomo telah menjalani hukuman dengan putusan 2,6 tahun yang mana para mahasiswa merasa keberatan dalam putusan tersebut, dikarenakan terlalu ringan.(YUSI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami